The Orange Network

Archive for the ‘Info’ Category

Hi Guys, Semoga semuanya baik2 selalu, maaf karena super duper sibuk saya baru sempat menjenguk blog ini.

FYI saya juga menulis di DagDigDug mengenai hal2 yang berbau internet, DagDigDug seperti yang kita ketahui adalah layanan lokal yang menyediakan platform blog, hebatnya DagDigDug dikelola oleh teman-teman kita yang memang blogger seperti pak Didi, NdoroKangkung, Enda, paman Tyo. Jadi mungkin kalian bisa coba juga menulis disana, sudah saatnya kita mulai mendukung  produk lokal yang memang bagus toh. Enginenya DagDigDug itu pake WordPress, jadi jangan khawatir soal userfriendly dan fitur2nya…

Spasi.DagDidDug sendiri gabungan beberapa penulis yang memang sering berhubungan dengan dunia IT, internet dan digital. Ada Rama – DailySocial, Toni – Navinot, Kuncoro – Juragan Telkom, Pitra – MediaIde dan mungkin lainnya nanti.

Tulisan pertama saya mengenai Tips Nge-Facebook yang Asik sudah saya posting disana, jadi silahkan dinikmati… Saya kasih teaser-nya disini…

Jangan nge-Poke sembarangan.
Jangan coba2 nge-dropkick bos anda biarpun anda lagi benci banget sama dia, atau jangan nge-B!@#$ Slap client anda biarpun dia baru demanding banget, atau nge-kiss sembarangan teman anda yang sudah ngga single lagi apalagi pasangannya main FB juga, bisa runyam…”

Advertisements
Tags:

our-shoes1Hari ini, Sabtu 07 February 2009 adalah hari yang penting bagi saya, hari ini saya melakukan acara pertunangan saya dengan kekasih saya, Oktavia Manly. Acara yang berlangsung santai di sebuah restoran yang kami reserved lantai 2 nya, berjalan dengan baik. Dari pihak keluarga saya dihadiri oleh bibi dan suaminya sebagai perwakilan orang tua saya, kemudian semua kakak saya dan pasangan serta anak-anaknya. (kakak lelaki saya satu tidak bisa hadir karena di luar kota) Lalu dari pihak kekasih saya dihadiri oleh kedua orang tuanya, neneknya, dan adik dari ayahnya. serta kakak dan adik Tatha.

Berlangsung dengan tradisi chinesse, dimana ada acara ramah tamah, symbolis pertunangan dengan memakaikan perhiasan ke calon pengantin wanita, penyerahan bingkisan hantaran dari kedua belah pihak, lalu makan bersama dan ramah tamah.

Tentu saja saya sangat bahagia, karena saya memiliki sebuah keluarga yang selalu mendukung saya apapun yang saya lakukan selama itu hal yang baik. Ya itu yang benar-benar saya rasakan dari dulu, bersyukur keluarga saya adalah keluarga yang harmonis dan saling membantu satu sama lain. Kemudian seperti yang sudah saya rasakan juga selama berhubungan dengan keluarga Tatha, mereka juga keluarga yang ramah dan baik. Saya hampir mengenal semua dari keluarga Tatha dan sudah cukup dekat dengan mereka. Dan saya senang karena saya akan mendapat keluarga baru khususnya papa dan mama baru.

Terus terang dulu saya adalah penganut prinsip SSH : Single Success Happy. Saya seorang yang dikenal dengan prinsip free man. Makanya ketika saya ngobrol dengan teman-teman saya dan memberitahu saya akan bertunangan dan menikah mereka sangat kaget dan kebanyakan dari mereka bereaksi “Are you joking?…” “hah?….” “serius lu?…” tetapi pada akhirnya mereka turut mendukung keputusan saya. Sebaliknya keluarga saya justru sudah lama menginginkan saya membuat keputusan seperti ini, karena mereka juga tahu bahwa saya berprinsip SSH, jadi ketika saya memutuskannya, mereka sangat senang dan mendukung.

Jadi jika ada yang bertanya kenapa akhirnya saya memutuskan untuk menikah? saya merasa saya sedang mendapatkan sebuah keberuntungan yang tak ternilai untuk hidup bersama dengan Tatha, jadi bagaimana mungkin saya menolaknya?! Dia sangat spesial, saya adalah pria yang tidak mudah jatuh cinta, keras kepala, egois, tidak bisa diatur, punya banyak impian yang akan saya kejar, dan hal hal lain layaknya dari seorang pria dan ketika saya bersamanya, saya merasa kita berdua akan saling melengkapi dan semakin baik dalam segala hal. Dan sebaliknya semoga Tatha juga merasa saya adalah pasangan terbaiknya. Jadi kira-kira prinsip saya sekarang adalah FSH : Family Success & Happy.

Sayang ingin menyampaikan ucapan terima kasih kepada Tuhan karena selalu memberikan yang terbaik dalam kehidupan saya, keluarga saya yang selalu mendukung, keluarga baru dari keluarga Tatha yang mau menerima saya, teman-teman yang mendukung baik itu langsung ataupun via online/mobile dan khususnya Tatha the lovely one.

Have a nice weekend.

Seperti biasa, saya selalu sempatkan membaca blog pak Yodhia yang renyah2 topiknya, ada satu topik yang “hangat” judulnya Berapa Besar Gaji Anda untuk Bisa Hidup Dengan Layak. Jawaban versi beliau adalah RP. 16,000,000

Jika reaksi anda “wah mana mungkin…” “wah terlalu tinggi tuh…” “hah?” it’s ok, response yang lain rata2pun begitu… lalu saya memberikan komentar disana juga, yang intinya dulu saya juga sempat berpikir mustahil untuk mempunyai rumah, mobil apalagi bisnis dari hasil keringat sendiri, tetapi sekarang hal itu bisa dicapai… tidak mudah, tetapi tidak sesulit yang dibayangkan.

Saya ingin sharing disini bahwa sebenarnya it’s not that hard, as long as we know the way… tidak sesulit yang dibayangkan jika kita tahu jalannya. Di topik sebelumnya sudah dibahas mengenai pendidikan yang baik bisa membantu kita menjadi kaya, saya rasa kita semua setuju hal itu bukan? dengan gelar S2 atau bahkan S3, gaji 16 juta sebulan sangatlah mungkin didapat bahkan lebih…

Lalu berikutnya berhemat, jika anda bisa mendisiplinkan diri anda untuk menyisihkan 20-40% saja tabungan anda setiap bulannya, dalam waktu tertentu anda akan mendapatkan kesempatan untuk berinvestasi yang bisa melipatgandakan penghasilan anda secara lebih cepat, dengan catatan anda tahu, menguasai system investasi yang baik dan benar.

Cara berikutnya adalah mendapatkan penghasilan tambahan, am I kidding?… tidak, saya tidak sedang bercanda, cara ini seperti 2 cara sebelumnya it’s simple, basic, easy… tapi saya tanya apakah anda sudah melakukannya?…

Jika sudah selamat!!!, saya yakin anda pasti sudah menjadi lebih kaya tentunya, at least dibanding dengan orang lain yang tidak melakukannya. Jika belum kenapa belum? anda tidak percaya? saya tanya lagi, berapa banyak waktu yang anda pergunakan dalam satu hari/satu minggu/satu bulan/satu tahun terakhir untuk mendapatkan penghasilan tambahan?

Secara bodoh2nya jika anda bekerja lebih lama dibanding yang lain, tentunya dan seharusnya anda akan mendapatkan penghasilan tambahan bukan? jika tidak, sebaiknya anda meninggalkan pekerjaan anda sekarang juga. Anda sering lembur dikantor? apakah anda dibayar untuk extra hours? jika tidak mintalah, jika tidak diberi jangan lembur, jika dipaksa jangan mau, jika dipecat carilah pekerjaan lain yang lebih baik, yang lebih menghargai hasil kerja anda. Tetapi jika anda mau menerima keadaan, itu hal lain ya…

Jika anda mempunyai waktu luang, cobalah mulai berpikir untuk mempergunakan waktu luang anda tersebut untuk menambah penghasilan anda, ada yang akan dikorbankan tentunya, misalnya anda akan kehilangan waktu bersama keluarga misalnya, berikan kompensasi dan manage waktu anda tersebut dengan baik dan benar, dan cobalah diskusikan dengan keluarga/orang2 terdekat anda sebelumnya.

Saya akan mengambil contoh teman saya yang sekarang menjadi agen asuransi sembari tetap menjadi pekerja kantorannya, Menurut saya itu adalah salah satu contoh yang benar, karena diluar jam kerjanya dia masih berusaha mendapatkan penghasilan tambahan, dan kita semua tahu bahwa ada beberapa orang yang berhasil menjual asuransi dan menjadi kaya. (perlu saya tekankan asuransi bukan hal yang buruk dan jelas berbeda dengan MLM ataupun program money game yang mengatas namakan investasi bodoh itu) Dia berkorban untuk lebih bekerja keras dan mengurangi waktu bersenang-senangnya untuk mendapatkan penghasilan tambahan.

Contoh lain ada teman saya juga yang menjadi agen Tupperware, dia tetap bekerja, kemudian dia membeli sebuah mobil pickup dan menjual Tupperware di sekolah2 yang ramai oleh ibu2… tentunya dia menghire 2 karyawan untuk hal itu… darimana dia mendapatkan modal awalnya?… dia sebelumnya sudah BERHEMAT & MENABUNG!

Terkadang ironis memang, banyak orang mengeluh penghasilannya selalu kurang, padahal bisa saja disebabkan karena tidak bisa berhemat atau tidak mau berusaha menambah penghasilannya.  Jadi sekarang anda yang menentukan sendiri apakah anda mau kaya atau tidak sebenarnya… goodluck and good night!

Hehe… Siapa yang sangka kalau Dian Sastro ngeblog? atau Wulan Guritno? bahkan Maia? saya sendiri binun dan heran, kok bisa ya? maksudnya kok sempet ya? terus ngapain ya mereka tujuannya? terus ini cuman trend sesaat seperti yang biasanya dialami para blogger pada umumnya dimana biasanya “heboh” di awal2, lalu menghilang entah kemana… (masih untung ngga di delete blognya…) atau mereka beneran bisa jadi bloger “sejati” atau bahkan profesional?…

Yang pasti pas baca blognya Dian, lucu juga dan nampak “natural” alias asli…(emang asli seh kayaknya, maksudnya ngga/belum pake assistent…) Natural bak anak kecil yang sedang kegirangan dapet “maenan” baru… sedikit norak tapi menarik… yah Dian Sastro gitu… siapa yang nolak dengerin dia sharing pengalaman/kehidupan dia sehari2?…

By the way, apakah yang akan mereka dapatkan? atau apakah yang akan mereka sharing? semoga mereka sadar, blog ibarat seperti pisau bermata dua, bisa berguna, bisa juga melukai diri sendiri… tergantung kita memanfaatkannya… jadi mereka bisa sedikit berhati2… kalau di media traditional seperi TV dan majalah dirasa sudah cukup kejam, di media online seperti blog bisa lebih kejam lagi karena hampir tanpa batasan…

So jangan mau kalah kita2 yang bukan seleb, teruskan ngeblog biar kayak selebritis betulan… :p Happy Blogging!

ps : Jadi lupa sama judulnya, maksudnya mo bahas Seleblogis kalau udah ketemu Seleb-Ngeblog kalah jauh ui… lihat saja komennya di Dian punya, dia ngeblog baru beberapa hari komennya dah nembus ratusan… hehe… jangan khawatir, ngeblog bukan cuman buat narsis kok, kalau mo narsis doank, ya jadi Selebriti beneran aja toh?… 🙂

pss : Maaf tulisannya agak2 seenak jidat, emang lagi stress kerjaan, bahkan orang kantorpun sadar kalau g lagi cukup stress… jadi yang enteng2 aja lah…

Diberi tahu oleh teman saya ada berita tentang saya di website luar HardwareZone :

Compaq’s Brand Character is ‘Qool’

Indonesia man wins www.stickmanwantsaname.com competition

HP today announced the winner of an Asia Pacific-wide competition held to raise awareness of its recently revitalized Compaq brand. As part of the brand campaign, visitors to the microsite could enter a competition to name the Compaq brand character or ‘Stickman’. The winning name for the Compaq ‘Stickman’ is ‘Qool’, submitted by Andy Santoso from Jakarta, Indonesia.

Since its launch in May this year, the online brand campaign generated 47 million banner impressions and over one million downloads. The www.stickmanwantsaname.com site attracted 66,000 unique visitors and over 70,000 visitors linked through to the Compaq Presario Notebook Product Category Pages through the competition microsite.

Dennis Mark, vice president, Marketing, Personal Systems Group (PSG), Asia-Pacific and Japan said: “The new sleek and bold look of the Compaq brand underscores the ‘simple and value’ proposition of the Compaq brand. We wanted to give the brand a creative personality and naming the stickman icon was one way to do this. As such, we were looking for a name that is uniquely Compaq, fresh and easily understood across our diverse region while injecting a ‘fun’ element. Mr. Santoso’s entry encompasses all of these elements.”

The winning entry was selected out of more than 620 submissions. Mr. Santoso said: “I’m delighted to win this competition. I already use a Compaq Presario in the office and find that the brand and the products are really ‘cool’ to start with. From there, it was easy to derive the name of ‘Qool’ for the stickman since the new Compaq logo looks like a ‘Q’. I’m very excited to be receiving a newer Compaq notebook so I can use at home as well.”

The prize-giving ceremony will take place in Jakarta, Indonesia where Mariana Kasim, Marketing Director, HP Indonesia will present Mr. Santoso with a Compaq Presario v3500 series notebook PC.

All entries were submitted online and reviewed by a judging panel that comprised of senior HP & Compaq representatives. The online contest took place across 11 countries/regions from 18 May to 18 July 2007. The contest was open to people living in Australia, Hong Kong, Indonesia, Korea, Malaysia, New Zealand, the Philippines, Singapore, Taiwan, Thailand and Vietnam.

The new look Compaq brand was first announced in May this year along with two new Compaq Presario notebook PCs. The new sleek and bold look of the Compaq brand featuring the new CQ logo underscores the ‘simple and value’ proposition of the Compaq brand. The new products and new-look brand are in line with HP’s promise to deliver simple, no fuss and easy to use computing experience by resonating more closely with its customers. The refreshed Compaq Presario brand will complement the HP Pavilion brand, maximizing choice for consumers and meeting the needs of different customer segments.

Siapa yang belum tahu CosaAranda? Jika belum dan anda seorang blogger yang ingin menerima penghasilan yang “lumayan” dari blogging/internet, silahkan belajar dari beliau di websitenya. Kebetulan dia sedang membuat topik Prediksi Bisnis Internet 2008, dan sedang melakukan sharing-sharing dengan melakukan interview beberapa pemain di bidangnya masing2 khususnya internet seperti teman saya Pitra dan pak Nukman Lutfie.

Untuk interview saya mungkin belum di upload disana karena saya baru bisa membalas pagi ini (saat mas Cosa meng-email saya sedang di Taipei, Taiwan) oleh karena itu saya juga ingin sharing disini, selamat menikmati, semoga berguna dan terima kasih kepada mas Cosa.

1.      Bagaimana pendapatnya tentang perkembangan bisnis internet Indonesia di tahun 2007 barusan? Apakah di tahun 2008 nanti kondisi tersebut akan bertahan atau mengalami perubahan?

Tahun 2007 merupakan second baby step dari sebelumnya (tahun 2000-an) untuk local player, kalau dicermati ada beberapa pemain baru yang “kelihatannya” serius “menggodok”  bidang bisnis online, dari yang conceptnya semi online maupun yang benar-benar online seperti bisnis game online yang selalu muncul pemain baru setiap tahunnya > 4 perusahaan. Tahun 2008 sendiri saya yakin akan semakin meningkat, pemicunya adalah semakin baiknya infrastructure (cable and next WiMax) dan alternative (3 & 3.5 G) pilihan untuk masyarakat terkoneksi dengan internet, maka akan semakin banyak pihak yang sadar bahwa ceruk di dunia online ini sebenarnya cukup menjajikan. Bicara mengenai porsi iklan karena berhubungan dengan pekerjaan saya, beberapa brand-brand besar akan menyisihkan anggaran yang lebih banyak ke digital advertising, dan sudah terasa di awal bulan ini.

2.      Dengan semakin banyak masyarakat yang melek akan potensi bisnis online, apakah ini akan membawa perubahan dalam kondisi bisnis offline di Indonesia? Bagaimana dengan UKM?

Bisnis offline di Indonesia masih menjadi yang utama, bisnis online akan dimanfaatkan sebagai amplifier, kecuali untuk pemain yang memang pure online bidang bisnisnya, akan semakin banyak perusahaan yang “berpikir” keras untuk memanfaatkan media online untuk mendukung proses bisnisnya misalnya untuk advertising/branding/awareness , CRM & PR. Untuk UKM kemungkinan justru yang akan lebih gencar memanfaatkan media online, contoh simple untuk mereka bisa memanfaatkan media online untuk advertising/branding/awareness  karena dari segi cost tentunya lebih affordable dan diharapkan lebih effective karena lebih measurable. Atau seperti yang banyak dilakukan sekarang sell our own product/service with internet.  

3.      Peran pemerintah dalam membantu pengembangan bisnis internet hingga sekarang terasa masih kurang. Bagaimana dengan tahun 2008 nanti?

Pertanyaan yang bagus dan susah dijawab oleh kita semua, tentunya kita sangat berharap pemerintah memberikan perhatian lebih di bidang ini karena pada prinsipnya internet bisa membawa kemajuan dan dampak positif bagi masyarakat, jangan berdalih internet lebih banyak membawa pornography dan violence, semua itu sangat mudah diatasi dari segi teknikal bekerja sama dengan seluruh ISP misalnya memblok situs2 yang memang berdampak negatif, melihat respon bapak menteri di Pesta Blogger kemarin, saya sendiri cukup optimis pemerintah sebenarnya cukup aware dan mendukung, tinggal eksekusinya saja.

4.      Bagi individu / personal, bagaimana prospek “make money from blog” di tahun 2008?

Pertanyaan yang paling sering datang ke email saya atau saat saya bertemu blogger2 J Saya sendiri optimis 2008 beberapa blogger akan bisa menikmati “remah-remah” porsi iklan dari brand-brand besar, dengan catatan bagi mereka yang memang benar-benar terbukti, ulet dan konsisten. Mengenai make money jangan lupa sebenarnya lebih gampang dari bisnis offline dan tradisional, jadi pastikan kita mempunyai long breathe ketika akan bermain di online.

5.      Apa yang kira-kira akan menjadi andalan bagi blogger di tahun 2008? Apa akan masih tetap mengidolakan Google AdSense? 

Saya malah ada pertanyaan balik, berapa banyak yang sudah “mencicipi” nikmatnya GA dari tahun-tahun kemarin? Logikanya jika cukup banyak maka akan banyak yang setia dan makin banyak yang mencoba, jika tidak maka akan mencari alternative lain.

6.      Bagaimana dengan bisnis affiliasi dan “wirausaha” online (berjualan produk sendiri)? Mana yang akan lebih berkembang di tahun 2008? 

Akan lebih banyak bermunculan wirausaha online, berhubungan dengan pertanyaan no. 2 sebelumnya, baik itu pemain individual maupun kelas kakap. Bisnis affiliasi juga akan tetap tumbuh.

7.      Program PPC lokal mulai bermunculan, seperti Affiliates Indonesia, KumpulBlogger, dll. Bagaimana pendapatnya tentang ini? Bagaimana prospek mereka di tahun 2008? 

Hal itu tergantung dari keseriusan mereka sendiri, dari mulai system, service sampai sales mereka, yang pasti mereka akan “bergerilya” dengan “keras” (pengalaman pribadi sampai “berbusa-busa” lho)

8.      Apa harapan bagi dunia bisnis internet Indonesia di tahun 2008? Ada pesan-pesan khusus bagi pebisnis internet Indonesia? 

Harapan ya simple… Penetrasi internet Indonesia meningkat pesat, maka yang lain akan mengikuti sendiri. Pesannya untuk pemain personal/individual saja ya karena kalau pemain kelas kakap saya yang malah belajar… Untuk personal/individual bisnis online = bisnis offline, buat rencana dengan baik dan matang, eksekusi dengan sepenuh hati dan pikiran, maintenance dengan teratur, expand dengan tepat dan hati-hati.

Terima kasih atas kesempatan yang diberikan, semoga bisa membantu.

Me at 101 MallHi, minggu malam saya baru kembali dari Taipei Taiwan, 3 hari disana terasa singkat sekali, basically saya suka Taiwan, tidak terlalu banyak mall seperti Singapore tetapi banyak tempat2 unik seperti night market, atau toko2 di lorong2 sempit yang menjual berbagai macam barang untuk turis, lalu ada juga tempat seperti pasar baru tetapi lebih besar dan bersih tentunya, buat para wanita dibanding Singapore mungkin kalian juga akan lebih menyukai Taipei, alasannya adalah disana gudangnya fashion, kalian bisa mendapatkan sepatu boot berbagai macam dengan harga SANGAT terjangkau dan pastinya NEGOTIABLE!

Beberapa hal yang saya notice di Taipei :

  • Motor 95% matic atau motor besar > 550cc
  • 90% motor disana jarang/tidak pernah di cuci jadi kelihatan dekil2 (ada yang mo buka bisnis cuci motor disana? pasti laku…)
  • Taxi 90% menggunakan type Toyota Corolla Altis, Camry & Honda All New Civic (uh… my dream car)
  • Supir taxinya srudak sruduk, ga bisa English Languange, kebanyakan orang2 tua.
  • Parkir di tepi jalan sangat aman, karena terlihat banyak motor dan mobil yang tergeletak berhari2 sampai berdebu tebal sekali.
  • Supir mobil di sebelah kiri, dan lalu lintas menyesuaikan.
  • Suhu kemarin sekitar 10 – 15cc, ada matahari tetapi anginnya dingin menusuk, harus menggunakan minimal 1 jaket tebal.
  • Tidak pernah macet total, macet disana = rame lancar di Jakarta.
  • Orang2nya lebih friendly ke turis.
  • Fashionable abis karena 4 musim, penjaga toko disana seperti artis disini/orang yang mau clubbing di X2 Jakarta.
  • Tempat clubbingnya cukup mahal sekitar 680 NT atau 200k Rupiah.
  • Makanan disana cukup menyeramkan karena kebanyakan jeroan dan rasanya agak2 aneh.
  • MRT nya sangat membantu untuk turis.

Near HotelApa saja yang saya lakukan disana? malam pertama tiba kami ke Hotel, hotelnya 5 star, tetapi bukan type yang modern, kelihatannya hotel lama yang terkenal dan di renovasi, kebersihan dan service cukup ok, lalu setelah meletakan barang2 bawaan kami keliling2 di dekat hotel, kami mencoba makanan lokal pinggiran jalan, saya mencoba seperti kwetiau goreng sapi, cukup enak seharga 20 NT / 18k Rupiah. Lalu kami ke McD 24 hours untuk mencoba pork burger… not bad, tetapi servicenya lama sekali untuk ukuran fast food > 15 menit.Ciu Fen

Besok paginya kita di guide oleh tour local, ke tempat2 yang bersejarah seperti museum, memoriall hall, tea house, feng shui house, hot spring dan night market. Museumnya sangat luas dan modern, ada indoor area dan outdoor untuk garden, memorial hall kita menonton pergantian penjaga gerbang yang tidak boleh bergerak atau berkedip sekalipun, katanya kalau mereka berkedip mereka di hukum 3 bulan militer.

Tea house mereka menjual tea traditional, jamur obat dan royal jelly, fengsui house mereka menjelaskan tentang Jade Chimera atau patung penjaga seperti Anjing Naga, dan kita boleh melakukan ritual seperti menggosok kepala searah jarum jam 3 kali lalu turun ke ekor dan memasukannya ke saku kita karena dipercaya akan membawa luck, mereka juga berpesan jangan sekali-kali memegang mulut / gigi taring mereka.

Malamnya kita ke Hot Spring, untuk masuknya gratis, hanya harus membeli handuk sekitar 200 NT atau 60K Rp. Saya tidak mencoba karena disana FULL NAKED (saya cukup geli kalau disuruh melihat sesama jenis saling naked) meski ada ruangan private untuk 2 orang, masalahnya ruangan private itu harus 2 orang karena kalau 1 orang malah di charge. Dari sana kita ke Night Market, sangat crowded seperti layaknya pasar malam disini, hanya saja yang datang kebanyakan turis.

Cinema Lalu kita ke tempat clubbing (saya sudah tidak suka clubbing sebenarnya, tetapi saya suka mencoba jika tempat tersebut baru apalagi di luar negeri seperti Zouk SG / KL, MOS SG dsb) yang katanya most happening bernama Ludcy, untuk design masih lebih bagus X2 Jakarta, disana kalau kita sudah memilih area misalnya R&B kita tidak bisa masuk ke tempat Trance atau House, jadi pastikan musiknya sesuai selera sebelum masuk area. Untuk crowdnya cukup padat dan berani dalam hal fashion (disana semua pamer paha, puser, dada, punggung dan beberapa sudah semi naked karena bajunya yang SANGAT kekurangan bahan). Pulang dari clubbing sekitar jam 4 kita makan dim sum sekitar 160NT atau 48k Rp. sangat puas karena banyak sekali seperti all you can eat.

Besoknya acara bebas dan saya bangun jam 9 (hanya tidur 3 jam) lalu kita jalan lagi ke 3 tempat yang cukup terkenal untuk berbelanja murah meriah, lalu sorenya saya ke 101 building yang katanya the TALLEST building in the WORLD for now, untuk naik ke lantai 89 kita harus mengeluarkan kocek sebesar 350NT atau 105k Rp dan untuk ke lantai 92 out door kita mesti menambah 100NT alias 30k Rp. cukup worthed karena once in a lifetime menurut saya, saran saya naiklah saat malam hari karena kita bisa melihat lampu kota yang indah, gunakan jaket tebal, syal dan sarung tangan karena angin di outdoor lantai 92 sangat dingin. sepulang dari sana kita ke night market lagi dan clubbing lagi ke Room 81, katanya sih lebih elit dan banyak artist Taiwan. (tetapi saya tidak melihat karena hampir semua seperti artist…)

Kurang lebih seperti itu company trip perusahaan tempat saya bekerja, sekitar 30 orang dari 4 negara Singapore, Indonesia, Malaysia dan Taiwan. Next year kita belum tahu kemana, dengar2 Australia kalau target kita tercapai, we have a good time because we more know each others.

Untuk yang ingin melihat foto2nya, silahkan click thumbnail atau nanti lihat di OrangePhotos sebelah kanan, nanti saya upload beberapa, now back to work, have a good day everyone!

101 Mallps : nampaknya yang ikut new year resolusi contest berhadiah oleh2 dari Taiwan sedikit, untuk yang sudah ikut nanti saya akan kontek via email, saya percaya dan mendoakan kalian akan mencapai itu semua di tahun 2008 ini!


OrangeCategory

OrangePhotos