The Orange Network

Archive for the ‘Fun’ Category

Saya menulis tentang Facebook : Social Networking / Social Not Working? di Spasi DagDigDug malam ini karena saya sedang susah tidur… semoga bermanfaat dan seperti biasa teasernya bisa anda lihat dibawah, untuk lengkapnya silahkan membaca di Spasi DagDigDug, Nite all!

Hello??? except you are the president of this universe country or you are a specialist doctor who will save a human life or if you put that gadget on you pocket for a while the sky will be fall, I will understand… Dan lucunya terkadang mereka sedang melakukan aktivitas di Facebook…

Advertisements

Semalam saya menonton sebuah film sebelum tidur, film yang sebenarnya biasa saja dari semua segi, hanya saja pesan yang ingin disampaikan cukup bagus untuk disimak. The Guitar judulnya, filmnya berkisah tentang seorang wanita yang divonis terkena kanker otak, hidupnya diperkiraan hanya tinggal sekitar 30-60 hari lagi. Gejala awalnya juga sudah terlihat dari suaranya yang menjadi serak dan susah bernafas. Dia merasa begitu hancur, disaat bersamaan dia di-PHK oleh perusahaannya dan ditinggalkan kekasihnya disaat dia ingin memberi tahu keadaannya.

Kemudian dia mencoba bunuh diri dengan cara akan menyayat urat nadi di bath up, untungnya pisaunya jatuh dan dia melihat sebuah gambar apartemen mewah yang sedang dijual dengan tulisan “The Best Living For You” kemudian dia berubah pikiran dia pergi meninggalkan rumahnya sekarang, lalu membeli apartemen tersebut dengan menggunakan kartu kredit. Karena dia pikir dia akan meninggal sebentar lagi, maka dia berbelanja apa saja yang dia inginkan. Termasuk gitar listrik yang dia impikan sejak kecil.

Dia juga menjalin hubungan dengan seorang lelaki pengantar paket dan seorang wanita pengantar pizza dan menjalani momen-momen menyenangkan bersama. Setelah 60 hari kemudian dia menyadari suaranya kembali normal, nafasnya kembali normal dan dia merasakan tubuhnya begitu sehat. Lalu dia kembali ke rumah sakit untuk mengecek kembali kondisinya dan ternyata kankernya telah menghilang. Dia bingung dan mengira dokter mempermainkannya, dokter kemudian bertanya “Apa yang berubah dari hidup kamu?”

Saya percaya bahwa kebahagiaan bisa membuat orang lebih sehat, terlihat awet muda, bahkan panjang umur. *Contohnya seperti saya? 🙂 So don’t worry be happy, it’s free, fun and healthy!

Hehe… Siapa yang sangka kalau Dian Sastro ngeblog? atau Wulan Guritno? bahkan Maia? saya sendiri binun dan heran, kok bisa ya? maksudnya kok sempet ya? terus ngapain ya mereka tujuannya? terus ini cuman trend sesaat seperti yang biasanya dialami para blogger pada umumnya dimana biasanya “heboh” di awal2, lalu menghilang entah kemana… (masih untung ngga di delete blognya…) atau mereka beneran bisa jadi bloger “sejati” atau bahkan profesional?…

Yang pasti pas baca blognya Dian, lucu juga dan nampak “natural” alias asli…(emang asli seh kayaknya, maksudnya ngga/belum pake assistent…) Natural bak anak kecil yang sedang kegirangan dapet “maenan” baru… sedikit norak tapi menarik… yah Dian Sastro gitu… siapa yang nolak dengerin dia sharing pengalaman/kehidupan dia sehari2?…

By the way, apakah yang akan mereka dapatkan? atau apakah yang akan mereka sharing? semoga mereka sadar, blog ibarat seperti pisau bermata dua, bisa berguna, bisa juga melukai diri sendiri… tergantung kita memanfaatkannya… jadi mereka bisa sedikit berhati2… kalau di media traditional seperi TV dan majalah dirasa sudah cukup kejam, di media online seperti blog bisa lebih kejam lagi karena hampir tanpa batasan…

So jangan mau kalah kita2 yang bukan seleb, teruskan ngeblog biar kayak selebritis betulan… :p Happy Blogging!

ps : Jadi lupa sama judulnya, maksudnya mo bahas Seleblogis kalau udah ketemu Seleb-Ngeblog kalah jauh ui… lihat saja komennya di Dian punya, dia ngeblog baru beberapa hari komennya dah nembus ratusan… hehe… jangan khawatir, ngeblog bukan cuman buat narsis kok, kalau mo narsis doank, ya jadi Selebriti beneran aja toh?… 🙂

pss : Maaf tulisannya agak2 seenak jidat, emang lagi stress kerjaan, bahkan orang kantorpun sadar kalau g lagi cukup stress… jadi yang enteng2 aja lah…

Hari Jumat-Sabtu tanggal 1-2 (genap 1 tahun yang lalu) sekali lagi saya terkurung di dalam rumah didaerah GreenVille dan terpaksa harus membatalkan 3 meeting di hari tersebut. Air dijalan menggenang dan akhirnya masuk ke dalam rumah yang sebentar lagi akan saya tinggalkan ini sampai sebetis. (Tenang saya ada di lantai 2…) Karena listrik padam keesokan harinya saya memutuskan untuk mengungsi, semua hotel penuh akhirnya ke rumah teman saya Fenny & Ferry, pasangan religius yang baik hati. (Thanks Fen & Fer, I owe you…) Hari minggu saya kembali ke rumah untuk memberi makan Mika & Luna yang terpaksa saya tinggalkan dirumah, air didalam rumah sudah surut tetapi di jalanan masih sebetis, senin malam kembali ke rumah karena sudah surut dan berbersih.

Rabu pagi saya pergi ke kota Pontianak dalam rangka ingin merayakan imlek di kampung halaman pasangan saya sekaligus cuti dari pekerjaan saya yang semakin “menggila” akhir2 ini, saya cukup enjoy disana, ketika berada disana, saya seperti masuk dalam ruang waktu yang berjalan sangat lambat, karena kehidupan disana yang sangat sangat santai… orang2nya, kotanya, hiruk pikuknya, lalu lintasnya, dsb. Malam tahun baru imlek disana sangat terasa karena hampir setiap rumah bermain kembang api dan kembang apinya tergolong yang “super” besar & lama, seolah2 mereka ingin saling beradu menunjukan rumah mana yang kembang apinya paling bagus.

Sampai Sabtu siang saya akan kembali ke Jakarta, hampir 90% toko disana tutup karena masih merayakan tahun baru cina, ada keunikan lain disana yaitu banyaknya warung-warung kopi tradisional yang menjual kopi pahit/kopi susu, diselingi jualan pisang goreng dengan selai kaya diatasnya atau indomie. Anehnya warung-warung kopi tersebut sangat ramai, pengunjungnya dari segala lapisan baik tua maupun muda, jika pagi yang datang adalah orang2 pekerja/pebisnis, siang orang2 tua, malam anak2 muda dan orang tua. Saya berani bertaruh jika Starbuck, The CoffeBean atau JCo sekalipun masuk market disana, mereka tidak akan sanggup mengalahkan keramaian warung kopi tradisional disana.

Kembali ke Jakarta malam ini, langsung disambut dengan kemacetan karena hujan besar mengguyur, lalu disambut tangisan Mika dan Luna yang memang beberapa hari ini terlantar oleh kesibukan saya, hari ini saya masih akan me-relax-kan diri saya, sampai besok pagi saya harus bersiap-siap kembali memindahkan perslening ke gigi 5 untuk tancap gas lagi… alias bekerja.

Kabar baik lainnya adalah rumah saya akan segera selesai renovasinya kurang lebih maximal 2 minggu lagi, saya tidak sabar untuk segera pindah dan menikmatinya, kabar lainnya… saya harus memikirkan untuk mengisinya… ada yang mau menyumbang furniture dan home appliance?… dengan senang hati saya sambut… 🙂

PS : Gong Xi Fat Choy… Xin Nian Kuai Le…
saya dapet angpao dan bagi2 angpao lho… 🙂

Me at 101 MallHi, minggu malam saya baru kembali dari Taipei Taiwan, 3 hari disana terasa singkat sekali, basically saya suka Taiwan, tidak terlalu banyak mall seperti Singapore tetapi banyak tempat2 unik seperti night market, atau toko2 di lorong2 sempit yang menjual berbagai macam barang untuk turis, lalu ada juga tempat seperti pasar baru tetapi lebih besar dan bersih tentunya, buat para wanita dibanding Singapore mungkin kalian juga akan lebih menyukai Taipei, alasannya adalah disana gudangnya fashion, kalian bisa mendapatkan sepatu boot berbagai macam dengan harga SANGAT terjangkau dan pastinya NEGOTIABLE!

Beberapa hal yang saya notice di Taipei :

  • Motor 95% matic atau motor besar > 550cc
  • 90% motor disana jarang/tidak pernah di cuci jadi kelihatan dekil2 (ada yang mo buka bisnis cuci motor disana? pasti laku…)
  • Taxi 90% menggunakan type Toyota Corolla Altis, Camry & Honda All New Civic (uh… my dream car)
  • Supir taxinya srudak sruduk, ga bisa English Languange, kebanyakan orang2 tua.
  • Parkir di tepi jalan sangat aman, karena terlihat banyak motor dan mobil yang tergeletak berhari2 sampai berdebu tebal sekali.
  • Supir mobil di sebelah kiri, dan lalu lintas menyesuaikan.
  • Suhu kemarin sekitar 10 – 15cc, ada matahari tetapi anginnya dingin menusuk, harus menggunakan minimal 1 jaket tebal.
  • Tidak pernah macet total, macet disana = rame lancar di Jakarta.
  • Orang2nya lebih friendly ke turis.
  • Fashionable abis karena 4 musim, penjaga toko disana seperti artis disini/orang yang mau clubbing di X2 Jakarta.
  • Tempat clubbingnya cukup mahal sekitar 680 NT atau 200k Rupiah.
  • Makanan disana cukup menyeramkan karena kebanyakan jeroan dan rasanya agak2 aneh.
  • MRT nya sangat membantu untuk turis.

Near HotelApa saja yang saya lakukan disana? malam pertama tiba kami ke Hotel, hotelnya 5 star, tetapi bukan type yang modern, kelihatannya hotel lama yang terkenal dan di renovasi, kebersihan dan service cukup ok, lalu setelah meletakan barang2 bawaan kami keliling2 di dekat hotel, kami mencoba makanan lokal pinggiran jalan, saya mencoba seperti kwetiau goreng sapi, cukup enak seharga 20 NT / 18k Rupiah. Lalu kami ke McD 24 hours untuk mencoba pork burger… not bad, tetapi servicenya lama sekali untuk ukuran fast food > 15 menit.Ciu Fen

Besok paginya kita di guide oleh tour local, ke tempat2 yang bersejarah seperti museum, memoriall hall, tea house, feng shui house, hot spring dan night market. Museumnya sangat luas dan modern, ada indoor area dan outdoor untuk garden, memorial hall kita menonton pergantian penjaga gerbang yang tidak boleh bergerak atau berkedip sekalipun, katanya kalau mereka berkedip mereka di hukum 3 bulan militer.

Tea house mereka menjual tea traditional, jamur obat dan royal jelly, fengsui house mereka menjelaskan tentang Jade Chimera atau patung penjaga seperti Anjing Naga, dan kita boleh melakukan ritual seperti menggosok kepala searah jarum jam 3 kali lalu turun ke ekor dan memasukannya ke saku kita karena dipercaya akan membawa luck, mereka juga berpesan jangan sekali-kali memegang mulut / gigi taring mereka.

Malamnya kita ke Hot Spring, untuk masuknya gratis, hanya harus membeli handuk sekitar 200 NT atau 60K Rp. Saya tidak mencoba karena disana FULL NAKED (saya cukup geli kalau disuruh melihat sesama jenis saling naked) meski ada ruangan private untuk 2 orang, masalahnya ruangan private itu harus 2 orang karena kalau 1 orang malah di charge. Dari sana kita ke Night Market, sangat crowded seperti layaknya pasar malam disini, hanya saja yang datang kebanyakan turis.

Cinema Lalu kita ke tempat clubbing (saya sudah tidak suka clubbing sebenarnya, tetapi saya suka mencoba jika tempat tersebut baru apalagi di luar negeri seperti Zouk SG / KL, MOS SG dsb) yang katanya most happening bernama Ludcy, untuk design masih lebih bagus X2 Jakarta, disana kalau kita sudah memilih area misalnya R&B kita tidak bisa masuk ke tempat Trance atau House, jadi pastikan musiknya sesuai selera sebelum masuk area. Untuk crowdnya cukup padat dan berani dalam hal fashion (disana semua pamer paha, puser, dada, punggung dan beberapa sudah semi naked karena bajunya yang SANGAT kekurangan bahan). Pulang dari clubbing sekitar jam 4 kita makan dim sum sekitar 160NT atau 48k Rp. sangat puas karena banyak sekali seperti all you can eat.

Besoknya acara bebas dan saya bangun jam 9 (hanya tidur 3 jam) lalu kita jalan lagi ke 3 tempat yang cukup terkenal untuk berbelanja murah meriah, lalu sorenya saya ke 101 building yang katanya the TALLEST building in the WORLD for now, untuk naik ke lantai 89 kita harus mengeluarkan kocek sebesar 350NT atau 105k Rp dan untuk ke lantai 92 out door kita mesti menambah 100NT alias 30k Rp. cukup worthed karena once in a lifetime menurut saya, saran saya naiklah saat malam hari karena kita bisa melihat lampu kota yang indah, gunakan jaket tebal, syal dan sarung tangan karena angin di outdoor lantai 92 sangat dingin. sepulang dari sana kita ke night market lagi dan clubbing lagi ke Room 81, katanya sih lebih elit dan banyak artist Taiwan. (tetapi saya tidak melihat karena hampir semua seperti artist…)

Kurang lebih seperti itu company trip perusahaan tempat saya bekerja, sekitar 30 orang dari 4 negara Singapore, Indonesia, Malaysia dan Taiwan. Next year kita belum tahu kemana, dengar2 Australia kalau target kita tercapai, we have a good time because we more know each others.

Untuk yang ingin melihat foto2nya, silahkan click thumbnail atau nanti lihat di OrangePhotos sebelah kanan, nanti saya upload beberapa, now back to work, have a good day everyone!

101 Mallps : nampaknya yang ikut new year resolusi contest berhadiah oleh2 dari Taiwan sedikit, untuk yang sudah ikut nanti saya akan kontek via email, saya percaya dan mendoakan kalian akan mencapai itu semua di tahun 2008 ini!

“Life is good, enjoying life is more than good”

Hidup itu akan lebih indah jika kita bisa menikmatinya… Teman2, tahun baru, semangat baru, harapan baru, sukses baru ya! 🙂

shopping2.jpgSetiap orang suka shopping, buat saya pribadi terus terang shopping memang menyenangkan, saya tidak tahu apakah ada pengaruhnya secara ilmiah ketika seseorang melihat sesuatu barang yang disuka, mencoba, kemudian mempunyai rasa ingin memiliki yang sangat besar, lalu akhirnya dia bisa memilikinya. (maybe we must ask women…)

Yang tidak enak adalah jika kita lupa membatasi shopping kita, singkat kata lebih besar pengeluaran di banding pemasukan dalam hal financial, hal itu banyak terjadi dan kita bisa lihat dimana2, misalnya seseorang yang sering sekali berganti handphone yang terbaru dan mungkin ter-mahal (biasanya pria) atau seseorang yang selalu memakai pakaian model terbaru dengan merk yang mahal (biasanya wanita). Kita tidak akan membahas akibatnya karena kita semua juga sudah tahu jika pengeluaran lebih besar daripada pemasukan = hutang = lingkaran kesusahan.

Lalu apa maksudnya Investment Shopping (terus terang itu istilah asal comot) maksudnya adalah cobalah untuk belajar belanja sambil berinvestasi, apakah hal itu mungkin dilakukan karena dua hal tersebut investment dan shopping adalah kontras sifatnya? menurut saya mungkin saja, karena kita akan bisa mendapatkan keuntungan setelah kita mengeluarkan pengeluaran jika kita bisa memilih dengan baik dan benar.

  • Ketahui keadaan keuangan anda dalam waktu dekat dan dalam waktu kedepan.

Jika anda membutuhkan dana untuk sesuatu yang memang sudah ada dalam anggaran, maka usahakan jangan menggunakan dana tersebut. Jangan memaksakan diri yang akan membuat anda menyesal di kemudian hari.

  • Belanjalah sesuai kebutuhan, bukan keinginan.

Mungkin itu susah awalnya, karena biasanya keinginan selalu datang lebih dahulu dibanding kebutuhan, usahakan setelah keinginan datang, anda harus mengingatkan diri sendiri apakah anda membutuhkannya. Misalnya anda ingin handphone baru, apakah yang lama sudah benar2 layak diganti?

  • Hitunglah manfaat dibandingkan dengan pengeluaran yang kita keluarkan, artinya kita harus tahu jika kita membeli barang tersebut apa yang akan kita dapatkan.

Usahakan jika anda membeli produk pilihlah yang bisa mempermudah/membantu anda atau mempunyai fungsi. Misalnya mungkin anda harus berbelanja pakaian kantor yang lebih representatif karena anda baru saja naik jabatan, that’s ok. Anda bisa saja membeli mobil baru yang jauh lebih irit, representatif, tidak merepotkan anda karena sering mogok, dsb.

  • Belilah produk yang benar2 bagus. Lebih baik mempunyai 1-2 barang bagus dengan kualitas yang terbukti meski harga lebih mahal, dibanding 10 barang yang murah tetapi kualitas jelek.

Sebenarnya saya tidak terlalu brand minded, tetapi biasanya brand yang bagus mempunyai kualitas barang yang bagus juga, dari segi design, bahan, fungsi, ketahanan sampai detailsnya, maka saya akan memilih brand tersebut daripada saya harus membeli barang yang tanpa brand tetapi mudah rusak sehingga saya akan lebih sering membelinya lagi, artinya ada kemungkinan total pengeluarannya sama, dan malah anda rugi waktu dan biaya lain2 karena harus sering2 kembali membeli.

  • Belilah produk yang memang untuk investasi.

Banyak macamnya, anda bisa membeli property, saham, dollar, reksadana, dsb. Tetapi ingat, pelajari dahulu cara mainnya, and try with small investment first of course because we want to learn how to invest not gambling.

So happy smart shopping guys!


OrangeCategory

OrangePhotos