The Orange Network

Archive for February 2009

“Semakin aku tahu mengenai manusia, semakin aku mencintai anjingku”

Sebenarnya itu adalah bentuk sarkasme yang cukup pedas bagi kita sendiri sebagai manusia, tetapi kata-kata tersebut juga dibentuk oleh manusia sendiri. Dan kemarin saya merasakan bahwa ada benarnya kata-kata tersebut. Saya tidak sedang membicarakan kekejian manusia seperti dalam peperangan, atau korupsi yang dilakukan oleh oknum-oknum yang menyengsarakan masyarakat golongan lainnya.

Saya sedang membicarakan tetangga saya, bukan tetangga sebelah rumah saya persisnya, tetapi berbeda blok. Kejadiannya diawali pagi hari ketika saya hendak mengeluarkan anjing saya untuk bermain di  taman seperti biasa, saya mendengar suara anjing menggonggong terus menerus. Dari gonggongannya bukan gonggongan marah seperti anjing yang menjaga tuannya, tetapi gonggongan menyayat hati seolah-olah dia memanggil teman-temannya meminta bantuan.

Awalnya saya masih mengacuhkannya, lalu ketika pacar saya hendak pergi ke toko dari rumah saya, dia menelepon saya dan meminta saya keluar. Saya keluar dan menghampiri pacar saya yang memandangi seekor anjing dengan wajah sedih. Saya melihat seekor anjing kampung yang tergeletak di tengah jalan, tampangnya terlihat sangat letih, memelas dan menahan sakit yang teramat sangat. Ketika saya perhatikan, kaki belakangnya penuh dengan luka yang tertutup debu dan tanah. Bau busuk menyengat dan terlihat dia kencing di tempat… Dia lumpuh…

Saya menyuruh pacar saya sebaiknya pergi karena saya tidak mau dia terlalu bersedih kalau melihat terlalu lama, saya bilang saya akan mencoba menanganinya. Saya lalu masuk mencari betadine tetapi tidak ada, lalu saya membawakan dog food yang biasa dimakan oleh anjing saya. Saya letakan di atas kertas dan mendekatkannya, anjing itu menggeram sebentar… pasti karena sakit, anjing tersebut jadi sangat protektif… saya coba menenangkannya dan meletakan dog food itu di dekatnya… lalu dia makan dengan lahapnya dengan posisi kepala miring… lalu saya memberinya air minum yang diletakan dalam toples kue kering, anjing itu langsung meminumnya sampai habis… nampaknya dia sangat kehausan…

Saya mencoba berbicara dengan beberapa tetangga lainnya yang tepat berada didepan anjing itu dan sedang mencuci mobil… katanya anjing itu sudah tergeletak sejak malam hari… saya tahu siapa pemilik anjing itu, pemiliknya tinggal di rumah bagian hook satu blok setelah rumah saya, lalu saya mencoba ke sana. Saya bertemu dengan 2 orang pembantu karena katanya majikannya masih tidur… saya berbicara dengan mereka dan menjelaskan keadaannya dan meminta mereka menyampaikan ke majikannya bahwa mereka harus ada rasa tanggung jawab terhadap anjing mereka… meski saya pesimis karena merekapun mengatakan ibunya tidak peduli dengan anjing itu…

Saya pulang ke rumah dan mencoba menelepon dokter hewan, untungnya dokter hewan tersebut bersedia datang meski baru siang hari jadwal kunjungannya. Siang hari dokterpun datang, lalu dia membersihkan anjing tersebut di dekat rumah saya dengan air dan lap yang saya berikan, setelah di periksa dan diberi obat semprot, dokter itu mengatakan bahwa anjing tersebut sudah tertabrak beberapa hari, lukanya sudah mulai membusuk karena tidak dirawat dan terkena hujan, panas, debu dan tanah. Anjing tersebut harus di periksa rongten X-Ray untuk mengetahui tulang mana yang patah karena kemungkinan tulang punggung bagian belakangnya yang patah, baru setelah itu bisa dilakukan operasi pemasangan pen. Sayangnya di klinik tidak ada alat-alat dan harus dibawa ke RS hewan di Ragunan dan harus ditunggui oleh pemiliknya.

Saya meminta dokter itu untuk mengurus semuanya dan saya akan menanggung biayanya, sayangnya dokter tersebut tidak bisa karena dia tidak ada petugas pengantarnya juga dan memang harus didampingi yang punya untuk administrasi jika diperlukan rawat inap. Akhirnya kami mencoba ke rumah tuannya lagi bersama-sama, tetapi kali ini tidak bertemu lagi, mereka sedang pergi jalan-jalan. Akhirnya saya menitipkan pesan ke tetangga sebelah mereka, tetangga sebelah mereka juga mengatakan hal yang sama… tuannya tidak peduli, mereka sampai membuatkan rumah dari kardus beratapkan plastik di seberang rumahnya agar anjing itu tidak kepanasan dan kehujanan… tuannya sendiri tidak peduli… Saya menghela napas panjang… kesal sekali rasanya… Lalu setelah pamit saya pergi, kami meletakan anjing tersebut di rumah kardus depan tuannya lagi…  oh ya saya sengaja menitipkan bon biaya pemanggilan dan perawatan sementara dokter hewan tersebut dan berpesan kepada tetanggannya bahwa saya tidak meminta ganti rugi untuk hal tersebut, saya hanya ingin mereka peduli dengan anjingnya… berharap mereka sadar…

Saya benar-benar kesal hari itu, saya memperhatikan rumah tuannya… rumah di hook luas, 2 tingkat, 2 pembantu, 1 mobil Yaris… saya rasa mereka bukan orang susah yang tidak ada uang untuk membiayai perawatan anjing tersebut yang paling hanya menghabiskan sekitar beberapa ratus ribu saja… mereka memang hanya tidak punya HATI dan PERASAAN… bagaimana mungkin mereka tega membiarkan anjingnya begitu saja?… apakah mereka berharap anjing itu akan mati dengan sendirinya?… kenapa tidak di suntik mati saja sekalian agar tidak menderita?…

Saya membayangkan bagaimana jika menjadi anjing tersebut?… yang tadinya bisa berlari-lari dan itu adalah salah satu kesenangan seekor anjing, kemudian menjadi lumpuh dan terseok-seok dan sakit… kemudian yang lebih menyakitkan tuannya sendiri tidak mempedulikannya… tetapi saya yakin kalau nanti anjing itu sembuh, dia tidak akan mendendam dengan tuannya… dia masih akan setia dengan tuannya… bukan karena dia bodoh,  tetapi karena dia seekor anjing… seekor anjing akan setia dengan tuannya tidak peduli tuannya jahat kepadanya…

Jadi anda setuju dengan “The more I know about human, the more I love my dog” ?

ps : saya percaya dengan karma termasuk dengan binatang dan mahluk hidup lainnya, jadi berbuat baiklah terhadap mereka juga…

wedding-ringHi Guys, first happy valentine days, let’s spread love around us to make a better world.

13 Feb, some people think it’s not a good number, you know 13 or 4 or 666… or any other superstitious bad things. but I think it’s totally didn’t work for me… because 13 feb 2009 me and my fiance have a plan for pre wedding photo shoot and it’s running smooth from start till the end.

So I wanna share some tips for you guys, hope your next pre wedding photo shoot will be smooth and great like us. Here we go :

  • Ask and listen your vendor.
    Normally pre wed is a package with your bridal vendor (wedding gown, make up, pre wedding photos, etc) so we can have consultation time with them, don’t hesitate to ask anything with their team, meet your make up artist, ask about what style will be the best for you, especially laddies. if you have a complete pre wedding photo shoot like indoor and outdoor, you will change your dress and make up many times around 3-5 or more.

    That’s way you must ask and have a plan for your make up/dress style. If you have outdoor session in some place, ask them about additional fee, acomodations, food suplyy, weather, dress style recomendations, how long the session, etc.  Ask anything and write on your note for important things. And you can meet your photograpper & crew, ask them about the style, pose, dress, theme, etc.

    The point is if you can have your own idea, it would be good and it would be more great if you can share and discuss with them first. So you guys will be find the best preparations for that moment.

  • Collaborate with crew.
    For photo shoot at least there will be a photographer, an assistant and a choreographer, so meet theme and collaborate with them. If you have something to say, just share it, they will and must be listen and make the best for you.
  • Read news and watch the weather forecast.
    My outdoor session is on an island, we need to take a boat first, so I try to read news and weather forecast about the situation on that island, just to make sure everything is safe, nice and fun.
  • Share, ask and listen your friends.
    You can share with your friends about your plan, it’s a happy moment, your friends will be happy too and want the best for you. They will share if they alread done it, like my friend remind me to bring sun protection on Bidadari Island, eat vitamin C at least 3 days before to maintains our fit body, don’t drink to much on the night before because it can make your face a little bit puffy in the morning, sleep at least 8 hours to prevent black ring on your eyes, etc.
  • Make a list things.
    You will bring a lot of stuff, it’s like a vacation trip with photo activity, so better you create a list to make it easy prepare A-Z. So in that day, you will not panic because you forget this and this.
  • Supply and prepare your body.
    You will have all day long photo shoot for out door session, and trust me it will be very tired, you will climb up the tree/wall, walk quite far to find the best spot, tanning with hot sun shine, the weather could be so windy and rain on the beach, so make sure you supply your body, with vitamin, suplement, break fast, lunch, energy bar, etc. So you will not drop on the middle of session, ’cause if your body drop, you face will look pale, your eyes will not shining or even you can not smile, and we don’t want that happen on the one in our life time moment right?!
  • Set up your mood.
    You guys will be married, so feel the happiness, feels like you are the lucky couple in the world and yes it’s true indeed, forget about other things, forget your busy jobs, problems or anything that can ruin your mood. If you hear or anything bad happen before the day, leave and forget that. Release your stress, put big smile on your face.
  • Listen and follow the photographer.
    Give a trust to your phorographer, h/she should be an expert on that jobs, so just listen and follow their instructions, but if you have any objections about the pose or anything, you can talk and discuss again anytime. They will and must be listen to you too. If you feel doesn’t like with the photographer/the style, tell them from the first time and search another photographer, your vendor maybe have more than one a photographer.
  • Always support your partner.
    Don’t complain small thing/anything on the day and take care your partner, pre wedding photos is about you and your partner, so always support your partner to make them happy and enjoy the moment, no matter the condition as long as you can support her/him, h/she will be happy and your photo shoot will be one of the best moment on your life.
  • Have fun and let it flow.
    There is no wrong pose, wrong photos, wrong dress, wrong moment or anything, just let if flow, your photograper will take hundred or maybe thousand your photos, so just let it flow, foll or funny moment will be make your day better. Just have fun enjoy like you have a great vacation.

That’s all, if you have more tips, please share with us and hope your pre wedding photo session will be great and yes ofcourse the wedding day, life after married and forever!

our-shoes1Hari ini, Sabtu 07 February 2009 adalah hari yang penting bagi saya, hari ini saya melakukan acara pertunangan saya dengan kekasih saya, Oktavia Manly. Acara yang berlangsung santai di sebuah restoran yang kami reserved lantai 2 nya, berjalan dengan baik. Dari pihak keluarga saya dihadiri oleh bibi dan suaminya sebagai perwakilan orang tua saya, kemudian semua kakak saya dan pasangan serta anak-anaknya. (kakak lelaki saya satu tidak bisa hadir karena di luar kota) Lalu dari pihak kekasih saya dihadiri oleh kedua orang tuanya, neneknya, dan adik dari ayahnya. serta kakak dan adik Tatha.

Berlangsung dengan tradisi chinesse, dimana ada acara ramah tamah, symbolis pertunangan dengan memakaikan perhiasan ke calon pengantin wanita, penyerahan bingkisan hantaran dari kedua belah pihak, lalu makan bersama dan ramah tamah.

Tentu saja saya sangat bahagia, karena saya memiliki sebuah keluarga yang selalu mendukung saya apapun yang saya lakukan selama itu hal yang baik. Ya itu yang benar-benar saya rasakan dari dulu, bersyukur keluarga saya adalah keluarga yang harmonis dan saling membantu satu sama lain. Kemudian seperti yang sudah saya rasakan juga selama berhubungan dengan keluarga Tatha, mereka juga keluarga yang ramah dan baik. Saya hampir mengenal semua dari keluarga Tatha dan sudah cukup dekat dengan mereka. Dan saya senang karena saya akan mendapat keluarga baru khususnya papa dan mama baru.

Terus terang dulu saya adalah penganut prinsip SSH : Single Success Happy. Saya seorang yang dikenal dengan prinsip free man. Makanya ketika saya ngobrol dengan teman-teman saya dan memberitahu saya akan bertunangan dan menikah mereka sangat kaget dan kebanyakan dari mereka bereaksi “Are you joking?…” “hah?….” “serius lu?…” tetapi pada akhirnya mereka turut mendukung keputusan saya. Sebaliknya keluarga saya justru sudah lama menginginkan saya membuat keputusan seperti ini, karena mereka juga tahu bahwa saya berprinsip SSH, jadi ketika saya memutuskannya, mereka sangat senang dan mendukung.

Jadi jika ada yang bertanya kenapa akhirnya saya memutuskan untuk menikah? saya merasa saya sedang mendapatkan sebuah keberuntungan yang tak ternilai untuk hidup bersama dengan Tatha, jadi bagaimana mungkin saya menolaknya?! Dia sangat spesial, saya adalah pria yang tidak mudah jatuh cinta, keras kepala, egois, tidak bisa diatur, punya banyak impian yang akan saya kejar, dan hal hal lain layaknya dari seorang pria dan ketika saya bersamanya, saya merasa kita berdua akan saling melengkapi dan semakin baik dalam segala hal. Dan sebaliknya semoga Tatha juga merasa saya adalah pasangan terbaiknya. Jadi kira-kira prinsip saya sekarang adalah FSH : Family Success & Happy.

Sayang ingin menyampaikan ucapan terima kasih kepada Tuhan karena selalu memberikan yang terbaik dalam kehidupan saya, keluarga saya yang selalu mendukung, keluarga baru dari keluarga Tatha yang mau menerima saya, teman-teman yang mendukung baik itu langsung ataupun via online/mobile dan khususnya Tatha the lovely one.

Have a nice weekend.


OrangeCategory

OrangePhotos