The Orange Network

Archive for October 2008

Tadi siang, via Live Messenger ngobrol dengan client, awalnya dari statusnya dia yang mengatakan “If you want to be rich and happy, don’t go to school?” saya mengatakan padanya kalau saya tidak sependapat, menurut saya sekolah itu sangat penting dan bisa membuat orang menjadi kaya, tidak menjamin tapi sangat membantu… kalau menurut anda bagaimana?…

Dulu ketika baru lulus kuliah, saya pernah berpikiran seperti itu, saya berpikir percuma saya kuliah nih, buang2 waktu dan uang saja, karenanya saya sudah bekerja sejak semester 5 dan memang saya merasa kemampuan yang saya butuhkan dalam pekerjaan saya tidak diajarkan dalam kuliah… *pekerjaan saya waktu itu sebagai Junior Network Administrator divisi Management Information System, saya memang kuliah IT, tapi tidak diajarkan secara details tentang memanage server2, saya harus belajar sendiri lagi. Kemudian saya juga berpikiran saya tidak ingin melanjutkan ke jenjang S2, karena saya pikir selain mahal tidak BEP…

Ya saya masih ingat pikiran itu, tapi sekarang justru sebaliknya, saya ingin sekali S2, terutama jurusan bisnis, hanya memang prioritas belum memungkinkan untuk saat ini. Apa yanga membuat saya berubah pikiran menjadi 180 derajat?  karena sekarang saya semakin sadar bahwa pendidikan yang baik/tinggi adalah salah satu cara menjadi kaya.

Logikanya begini *beritahu saya jika saya salah ya. semakin kita mengenyam pendidikan yang tinggi maka semakin banyak yang kita ketahui, semakin banyak yang kita ketahui maka semakin kita bisa menentukan apa yang akan menjadi focus kita, semakin kita focus maka kita semakin ahli dalam bidang tersebut, semakin kita ahli semakin banyak sedikit orang yang seperti kita, semakin sedikit orang seperti kita maka semakin banyak orang yang mencari kita, semakin banyak orang yang mencari kita maka semakin tinggi harga kita=kaya. *saya punya teman yang saudaranya seusia saya dengan penghasilan >100juta/bulan hanya dari karir saja dan memang dia luar biasa pintar.

Itu baru satu hal, hal lain semakin kita pintar, semakin kita bertemu orang2 pintar lainnya, semakin kita mendapatkan kesempatan lain untuk menjadi kaya misalnya dengan berpartner bisnis. Hal lain lagi, semakin kita pintar, kita bisa memanage team/company/bisnis yang berisi orang2 pintar yang bisa membuat kita menjadi kaya. Semakin kita pintar semakin kita tahu mana yang harus dihindari dan harus ditingkatkan, dsb dsb dsb…

Teman saya mengatakan pintar kan tidak harus dari bangku sekolah, banyak orang sukses yang tidak sekolah sebelumnya, kata saya salah sekali! coba saya tanya berapa banyak orang yang sukses tanpa sekolah dibanding berapa banyak orang yang susah hidupnya karena tidak sekolah? paling banyak kita hanya bisa menyebutkan tidak lebih dari jari-jari 2 tangan kita untuk orang yang sukses tanpa sekolah, nah sekarang coba tengok dijalanan… berapa banyak yang menjadi *maaf pengemis, pengamen, penjahat, pencopet, dsb karena mereka tidak sekolah.

Nah jadi apakah anda setuju kalau pendidikan yang baik adalah salah satu cara menjadi kaya?… pikirkan dan sharing disini… Selamat pagi teman!

ps : cara yang lain akan di posting di topik berikutnya.

Just want to share, currently I’m watching this tv show, if you like x-files, csi, some stuff like that, you will like this one, have a nice week end mate!

Sekarang ini kita mengenal yang namanya blogging, micro blogging dan fast blogging, kalau saya perhatikan dari tingkat kesulitan keahlian yang dibutuhkan, maka urutannya adalah :

BLOGGING – > MICROBLOGGING -> FASTBLOGGING

Blogging adalah salah satu bentuk kegiatan pengguna internet berupa menuangkan pemikiran/research/study/opini bentuk lainnya kedalam sebuah tulisan yang bisa dipublikasikan untuk semua orang/golongan/pribadi didalam sebuah website yang disusun secara berurutan berdasarkan waktu dengan tema/topik tertentu. Tidak ada batasan standar bahwa sebuah blog minimal harus berisi beberapa tulisan atau ditulis selama beberapa lama tentunya. Biasanya orang akan menilai dengan sendirinya ketika sudah melihat blog seseorang, misalnya dengan hanya registrasi di wordpress dan terdapat postingan “Hello Word” tentunya belum bisa dikategorikan sebuah kegiatan blogging, meski sudah ada wujudnya.

Dalam menulis sebuah blog sebenarnya hampir semua orang bisa melakukannya, yang membedakannya hanyalah tidak semua orang mau melakukannya. Dalam menulis sebuah blog, kebutuhan yang paling mendasar adalah komitmen, baik itu komitmen untuk menyelesaikan sebuah tulisan, ataupun komitmen untuk tetap menulis/mengupdate blognya. Terlepas dari seberapa baik/dalam tulisannya itu sendiri.

Contoh blogging misalnya seperti topik yang sedang anda baca sekarang. Platform yang digunakan biasanya mendukung untuk karateristik penulisan blogging, seperti misalnya WordPress ini yang menyediakan  text editor dengan tools yang cukup banyak misalnya untuk menambahkan gambar, mengedit jenis font dan ukurannya, mengatur paragraf, mengkategorikan tulisan, menambahkan multimedia dan settingan lain yang lebih komplek.

Microblogging adalah pergeseran bentuk penggunaan blog yang terjadi dengan sendirinya karena behaviour/kebiasaan internet user itu sendiri. Seperti yang tertulis diatas bahwa menulis sebuah blog membutuhkan komitmen yang lebih besar, maka microblogging adalah bentuk simple/lebih mudahnya. meskipun sebenarnya tetap membutuhkan komitmen untuk terus mengupdate blognya.

Tidak ada batasan standar juga bahwa microblogging seberapa pendek/panjang  tulisannya, tetapi Wikipedia menyebutkan antara 140 – 200 character, termasuk link ke sumber lain ataupun multimedia. Kemudian topik/tema yang dibahas lebih ringan/tidak membutuhkan penjelasan yang panjang lebar.

Dari sisi platform yang digunakan adalah sama, hanya dari sisi penggunaannya saja, karena biasanya microblogging tidak memberikan penjelasan yang lebih details seperti misalnya research/study/opini. Mengenai pemanfaatan multi media itu sendiri, terkadang beberapa blogger hanya memberikan link video/sound yang didapat dari sumber lainnya.

Lalu apa itu Fast Blogging? Saya sendiri sebenarnya kurang setuju untuk menggunakan istilah blogging disini, karena fast blogging bisa dikatakan sebuah pergeseran bentuk (lagi) dari micro blogging itu sendiri, yang pertama adalah karena microblogging masih membutuhkan komitmen untuk terus mengupdatenya, untuk beberapa orang hal itu masih terasa sulit/tidak mudah untuk melakukannya, namun mereka tetap mempunyai sebuah keinginan untuk berbagi apa yang sedang ada dipikirannya saat itu.

Yang kedua adalah dari sisi platform yang digunakan, biasanya fast blogging ini tidak lagi membutuhkan sebuah platform blog lagi (dalam arti tingkat kompleksitasnya) tetapi dibentuk sebuah platform yang lebih simple lagi ataupun sudah terintegrasi dengan platform lainnya seperti online social networking. Contoh bentuk platform fast blogging misalnya Twitter, Jaiku, Plurker, Moodmill, dsb. contoh yang sudah terintegrasi biasanya kita lihat seperti field Status di Facebook, Shout Out di Friendster, dsb.

Dari sisi behaviour antar blogger, microblogger ataupun fastblogger, tentunya ada perbedaannya, tetapi akan sangat relative dan dynamic karena seorang blogger bisa saja juga terlibat dalam kegiatan microblogging ataupun fastblogging, atau sebaliknya seorang fastblogging saja bisa saja berubah menjadi seorang blogger.

Last but not least,  in a short summary buat saya :

Blogging:

  • Sebuah kegiatan menulis untuk mengumpulkan apa yang ada didalam pikiran saya dan membaginya ke orang lain secara global dengan metode pull (tanpa harus memaksa/meminta/just give it away for free) yang mudah-mudahan bisa membantu atau setidaknya bisa membuat anda berkomunikasi secara tidak langsung dengan saya.
  • Sebuah tempat penyimpanan informasi dari pikiran saya dari beberapa waktu lampau yang mungkin berguna untuk kedepannya untuk diri saya sendiri ataupun orang lain.
  • Sebuah cerminan beberapa bagian perjalanan hidup saya.
  • Dalam timbal baliknya, membaca blog orang lain juga memberikan pembelajaran bagi diri saya.

Microblogging

  • Tulisan kecil yang lebih bersifat santai, atau tidak membutuhkan penjelasan yang lebih details atau saya memang sedang tidak mau membahasnya lebih lanjut.

Fastblogging

  • Pikiran saya pada saat itu.
  • Cenderung kearah yang lebih personal
  • Tracking keseharian kegiatan dalam hidup kita
  • Jika tulisan tersebut hilang, tidak berarti terlalu banyak.*

*Bagi pengguna addicted platform fast blogging seperti plurk, twitter, jaiku, bahkan facebook/friendster poin terakhir ini perlu diperhatikan dan dipertimbangkan, terutama jika platform tersebut tidak dilengkapi dengan backup/import/export postingan anda, maka ketika servicenya berhenti tiba-tiba anda akan kehilangan semuanya, oleh karena itulah kenapa ada baiknya kita meng-invest domain dan hosting sendiri… *ups saya juga malas melakukan hal tersebut, jadi mari kita mulai sama2…

Jadi termasuk yang manakah anda? Blogger? Microblogger? Fastblogger? Have a nice weekend!

Dalam keseharian kita, kita pasti pernah bertemu orang yang segala sesuatunya sangat mudah ditebak *predictable… misalnya si A selalu makan siang di depan komputer, dengan kotak makanan warna biru 2 tingkat sambil membaca milis, atau si B yang selalu bercerita tentang pacarnya yang menyebalkan, atau si C yang ketika meeting selalu duduk di pojok dan diam, atau si D yang memakai baju itu itu saja, dsb.

Hal tersebut memang bukanlah sesuatu yang buruk, hanya saja orang lain mungkin akan bosan melihatnya dan mungkin orang itu sendiri juga sebenarnya sudah bosan dengan dirinya. Coba bandingkan dengan jika anda bertemu orang yang kelihatannya bersemangat setiap hari, cara berpakaiannya berubah-ubah, selalu penuh kejutan, selalu berinisiatif dengan hal2 baru.

Tidak hanya sampai disitu sebenarnya, orang yang unpredictable juga biasanya terpacu untuk menjadi orang yang kreatif, karena dirinya terbiasa untuk melakukan hal2 baru, maka hal itu akan tercermin ke hal lainnya, seperti misalnya ide-idenya selalu out of the box lain dari yang lain, orangnya pantang menyerah, berani mencoba hal baru, mempunyai banyak teman dari berbagai macam komunitas, dsb.

Lalu bagaimana untuk menjadi orang yang tidak membosankan/unpredictable?  berikut beberapa tipsnya dari saya sendiri yang mungkin bisa ditambahkan oleh anda :

  1. Mulailah dari hal-hal kecil, misalnya mengganti model rambut, mengubah cara berpakaian, mengganti parfum anda, menyapa orang di pagi hari, lunch di tempat yang benar-benar berbeda dari biasanya, dsb.
  2. Cobalah bergabung dengan komunitas yang baru yang berguna untuk anda,  misalnya ikut fitnes club, ikut seminar/sharing session, ikutan kopi darat sesuai dengan interest, ikut kursus alat musik / bahasa / belajar membuat kue, dsb.
  3. Baca buku/tonton tentang sesuatu yang baru, lupakan buku tentang programming anda, atau tinggalkan sebentar koleksi novel anda, carilah buku2 yang benar2 berbeda tetapi menarik minat anda, jika anda suka menonton televisi, ganti channel anda ke channel2 yang memperkaya wawasan anda tentang hal2 baru, misalnya discovery travel & living.
  4. Jika anda memang tertarik dengan hal yang anda dapat dari buku/acara tersebut, digging more, praktekan, misalnya anda baru saja belajar tentang membuat komik, cobalah untuk mempraktekannya. Jangan takut/malu  untuk mencobanya, lupakan pendapat orang lain sejenak, toh anda tidak merugikan orang lain, buatlah mereka terkejut, rasanya menyenangkan melihat orang lain keheranan melihat hobby baru anda.
  5. Perbanyaklah bertemu orang baru, biasanya orang baru akan membawa suasana baru, anda juga bisa belajar hal baru.
  6. Belajarlah dari siapa saja, proses belajar tidak hanya selalu dari guru/orang yang lebih tua, kita bisa belajar dari orang lain yang usianya jauh lebih mudah dari kita, bahkan anak kita sendiri, misalnya saya sedang ingin diajarin bermain piano oleh keponakan saya, karena memang dia sudah lebih mahir dibanding saya.
  7. Beri waktu kepada diri anda sendiri, terlalu banyak hal yang harus dikerjakan memang terkadang membuat kita tidak bisa memperkenalkan kita kepada hal2 baru, luangkanlah waktu setiap mingu selama beberapa jam hanya untuk diri anda sendiri, dan pergunakan waktu itu untuk mengexplore diri anda.
  8. Don’t bother what people thinks about you as long as for good things! itu prinsip saya sih, saya tidak pernah memusingkan apa yang orang pikir tentang diri saya selama yang saya lakukan itu baik/tidak merugikan orang lain, so just do it!

So ready to be unpredictable person?!

ps : Menjadi seseorang yang unpredictable juga biasanya disukai banyak wanita lho… tanyakan saja kepada teman wanita anda…

Rasanya aneh kata yang pas buat Telkomsel untuk saat ini… karena seperti yang saya pernah bilang sebelumnya, bahwa customer service Telkomsel cukup baik dalam menangani pelanggan, tidak seperti CS First Media, jadi biarpun Telkomsel sebenarnya melakukan kesalahan yang cukup fatal alias bisa merugikan pelanggan/saya, saya masih bisa mentolerir karena masalahnya semoga akan terselesaikan besok pagi, sebelumnya ada baiknya saya sharing hal ini, supaya teman-teman yang lain bisa tahu dan tidak kejadian seperti saya.

Pagi tadi saya ke Grapari Wisma Mulia, tepat jam 08.30 saya orang ke 2, langsung dilayani tanpa harus antri 2 jam biasanya. Saya bermaksud menutup kartu Halo dengan layanan Internet Flash yang biaya abonemennya 125 ribu tiap bulan dan unlimited. Semua berjalan baik sampai ketika pengecekan tagihan berjalan, ternyata saya ada tunggakan bulan september dan bulan oktober belum ada tagihannya, rincian tagihannya 290,000 untuk bulan Oktober, dan 125,000 untuk bulan September.

Perlu diingat bahwa untuk nomor itu saya hanya untuk memakai internet, jadi ketika melihat tagihan 290,000 itu saya agak bingung meski akhirnya tadi saya langsung bayar semua totalnya. Begitu sampai rumah, saya check tagihan bulan September (biasanya saya tidak pernah membuka amplop dari Telkomsel dan langsung membayar lewat ATM) ternyata disana tertera tagihannya hanya 150,000… nah lalu kenapa saya tadi harus membayar 290,000 untuk bulan September???

Saya menelepon csnya lewat 111, seperti biasa sangat susah masuk, begitu masuk diperiksa ternyata memang ada kelebihan biaya, yang KONYOLnya, katanya prosedurnya memang demikian untuk penutupan  tagihannya di lebihkan untuk berjaga-jaga biaya lain-lain. Menurut saya malah tidak masuk akal, mengapa?

  1. Tagihan yang dilebihkan tersebut yang katanya untuk berjaga-jaga prosedur penutupan biaya lain-lain itu di tagihkan di bulan September, bukan bulan terakhir ini Oktober, yang jelas-jelas mereka sudah mengirimkan billingnya ke rumah dan tertera hanya 150 ribu.
  2. Mereka mengatakan itu prosedurnya untuk penutupan, tetapi kenapa di Grapari saya tidak dijelaskan, yang artinya jika saya tidak mengecek tagihannya berarti saya dirugikan sekitar 140,000, jumlah yang tidak banyak memang, tetapi kalikan saja dengan beberapa pelanggan yang menutup account Telkomsel Flashnya karena kualitas sinyalnya yang jelek sehingga menjadi sangat lambat.

Gara2 KEKONYOLAN mereka itu juga besok pagi saya harus ke Grapari lagi, hanya untuk mengambil kelebihan uangnya, sangat ribet menurut saya, karena hal tersebut tidak seharusnya terjadi.

Bagusnya customer servicenya tetap ramah, meski tidak mengakui sudah melakukan kesalahan prosedur… csnya tidak bisa berkata apa-apa ketika saya menanyakan kenapa prosedurnya itu tidak diberitahukan saat saya ada di Grapari tadi, dan bagaimana yang terjadi kalau saya tidak mengecek tagihan saya, yang memang saya tidak pernah cek selama ini… anda juga? pastikan mulai sekarang sebaiknya anda memeriksa semua jenis tagihan anda…

Telkomsel… tidak luput dari kesalahan meski customer servicenya bagus.

Semoga saya tidak sering-sering mengalami masalah seperti ini, nanti blog saya jadi seperti surat pembaca saja…

Update : Masalahnya sudah terselesaikan tadi pagi, tapi lucunya saya yang malah menjelaskan kepada customer service graparinya… saya tidak dirugikan materi, hanya waktu karena harus bolak balik kesana gara2 customer service onlinenya tidak bisa menjelaskan…

Saya rugi juga sih karena harusnya saya tutup di akhir bulan, saya tutup di tanggal 6, padahal seharusnya masih bisa dipakai sampai tanggal 30 karena saya sudah bayar full… tapi sudahlah, saya tidak memerlukannya lagi…

Pernahkah anda ingin mengubah sesuatu dalam kehidupan/diri anda?…

Kalau saya banyak rasanya… kedengarannya menyedihkan karena orang lain/anda mungkin akan menilai saya tidak pernah mensyukuri apa yang ada… tidak bukan seperti itu maksudnya, ketika kita melihat dari sudut pandang lain, ada perbedaan antara tidak mensyukuri dengan membuat menjadi lebih baik.

Tidak mensyukuri adalah ketika kita sudah berada di keadaan yang baik tetapi tidak merasakan/menikmati dan terus menyalahkan sekeliling kita, sedangkan yang saya maksud disini adalah ketika kita sadar bahwa sesuatu dalam diri kita tidaklah/belum baik untuk kita/lingkungan dan kita berniat untuk mengubahnya agar menjadi baik.

Sekarang bagaimana?… anda ingin mengubah sesuatu dalam diri anda?…

Saya sadari masih banyak kekurangan dalam diri saya dan saya ingin merubahnya… mari & terima kasih.


OrangeCategory

OrangePhotos