The Orange Network

Why we move to other company?

Posted on: September 13, 2008

Beberapa bulan ini saya melihat teman-teman saya pindah dari satu perusahaan ke perusahaan lainnya, setengah dari mereka mengaku perusahaan baru mereka not bad, setengahnya lagi mengalami permasalahan klasik ketika pindah ke perusahaan baru yaitu adaptasi.

Beberapa teman dekat juga meminta saran ke saya, tentang apa yang harus dilakukan, apakah dia sebaiknya pindah atau tidak. Tentunya saya tidak ingin mengecewakan mereka dan berharap mereka memang mendapatkan yang lebih baik sesuai dengan keinginan mereka, dan sesuatu yang lebih baik itu tidak selalu di tempat baru.

Biasanya saya akan bertanya seperti ini :

  • Bagaimana performance kamu di tempat yang lama?
    Sebaiknya kita jujur pada diri sendiri, apakah di tempat kerja yang lama kita sudah memberikan performance terbaik kita? jika belum/tidak kenapa? jika sudah apakah sudah maximal? pertanyaan ini sangat penting sehubungan dengan performance kerja kita di tempat baru nanti.

    Idealnya jika kita ingin pindah ke tempat baru, itu artinya kita mengharapkan lingkungan yang lebih baik, lingkungan yang lebih baik akan lebih banyak orang-orang yang lebih baik pula, orang-orang yang lebih baik akan mempunyai performance kerja yang lebih baik nah bisa dibayangkan jika performance kita ditempat kerja yang lama biasa saja atau malah kurang,  ketika kita disana, maka kita akan tenggelam. Efeknya? kita akan stress dan mungkin kita akan pindah lagi atau bahkan “dipindahkan”.

    Sebaiknya jika memang ada beberapa yang harus kita kuasai secara lebih baik, maka usahakanlah kita belajar lebih lagi mengenai hal tersebut, bisa dengan mengambil kursus, atau belajar dari orang lain.

  • Apakah kamu merasakan ada masalah di tempat yang lama?
    Dimanapun kita bekerja, kita akan mengalami apa yang namanya masalah (saya lebih suka menyebutnya sebagai challenge/tantangan) jadi apakah di tempat lama kita ada challenge yang harus/bisa kita selesaikan? challenge tersebut bisa berupa relationship dengan rekan kerja yang lain, dengan manager kita atau big bos dari perusahaan tersebut, bisa juga berupa pekerjaan, dari waktu pekerjaan, load pekerjaan, dsb.
  • Jika ya, apakah kamu sudah mencoba menyelesaikan masalah tersebut terlebih dahulu?
    Jika kita mengalami challenge di tempat kerja yang lama, sebaiknya kita berusaha menyelesaikannya alih-alih menghindar atau malah “lari”, bagaimana caranya? cobalah sharing dengan rekan kerja yang dianggap bisa membantu, atau dengan manager, atau dengan hrd atau malah dengan big bos disana.
  • Apakah kamu mempunyai passion pekerjaan di tempat lama dan di tempat baru?
    Ini termasuk penting, beberapa teman saya lihat mereka lost in passion, biasanya ketika mereka pindah, mereka mencoba untuk memulai sesuatu yang baru, seperti misalnya pekerjaan baru yang jauh dari bidang pekerjaan sebelumnya.

    Passion juga bisa ke environement/lingkungan sekitar mereka, hubungan dengan rekan kerja, tempat mereka bekerja bahkan sampai meja/laptop yang mereka pakai. Nah jika kita ingin berpindah ke tempat yang baru, pastikan anda mempunyai passion yang lebih lagi, jangan tergiur hanya dengan materi tambahan yang didapat yang mungkin hanya sesaat.

  • Apakah benefit dan kewajiban extra yang akan di dapat dari tempat kerja baru?
    Nah ini bagian yang paling menarik, ketika kita berpindah, biasanya kita akan mendapatkan benefit yang lebih baik, baik itu dari sisi materi maupun non materi. Tetapi jangan lupakan kewajiban extra anda, jangan terlalu berharap anda diberikan benefit extra yang banyak dan bisa melakukan kewajiban anda lebih sedikit. Disemua tempat adalah sama, kita harus bekerja dengan baik dan benar, beberapa orang bilang bekerja keras, nah usahakan kita bisa melakukan balancing antara kehidupan pribadi dan pekerjaan.
    Pertanyaan beberapa teman saya, worthed atau ngga ya dengan penambahan gaji sekian? biasanya saya akan menyarankan mereka untuk menghitung dengan cara work/hours untuk perbandingan. Terutama jika mereka sudah aware bahwa di pekerjaan baru mereka nanti, mereka akan sering over time. Buat saya sekarang money is not everything, kesehatan & kebahagian adalah yang paling penting.

    Selain menghitung angka, kita juga sebaiknya memperhatikan aspek psikologi kita, apakah kita benar-benar akan menyukai pekerjaan/tempat baru kita nanti? ataukah ini hanya emosi sesaat? ataukah hanya karena ada kesempatan yang datang? Sebagian orang menganggap kesempatan hanya datang satu kali, sebenarnya kita sendiri bisa mencari kesempatan.

  • Seperti apakah perusahaan yang baru secara culture, enviroment people, career, dsb?
    Buat saya pribadi sekarang point ini adalah yang utama, ketika kita akan melakukan sebuah loncatan, tentunya kita mengharap loncatan kita adalah loncatan yang benar. Bayangkan kita adalah sebuah ikan, ditempat yang sekarang apakah kita sudah menjadi ikan besar yang baik yang disukai semua orang karena bisa membantu sesama? ketika kita meloncat ke kolam yang lain, apakah kita akan menjadi ikan besar sama seperti di tempat yang lama? atau menjadi ikan yang sedang karena banyak yang lebih besar? apakah ikan yang lebih besar tersebut akan membantu anda menjadi ikan yang lebih besar lagi atau malah sebaliknya memangsa anda sampai habis? apakah airnya benar-benar jernih dan sehat sampai ke dalam-dalamnya? ataukah hanya di permukaannya saja nampak berkilauan karena terkena cahaya?

    Terus terang dalam beberapa bulan terakhir saya sering mendapat tawaran baru yang sangat menggiurkan dari sisi jabatan dan materi, tetapi pertimbangan saya adalah jika perusahaan tersebut tidak lebih baik dari sisi culture, people, leader, environment, networking, support, training, dsb. maka bisa dipastikan saya akan menolaknya, saya tidak ingin berpindah ke perusahaan lain dan disana saya menjadi yang paling hebat/tinggi, saya mungkin akan lebih memilih pindah ke perusahaan yang ketika saya disana saya masih akan belajar banyak dan mempunyai kesempatan untuk berkembang pesat. Karena saya memang masih harus banyak belajar.

Semoga berhasil menjadi ikan yang besar dan baik!🙂

3 Responses to "Why we move to other company?"

Kadang kita memang kurang bersyukur di tempat kita bekerja dan baru sadar setelah pindah ke tempat lain..

Tulisan yang menarik.. Pelajaran buatku kalo besok udah kerja..

artikel yg sangat berguna untuk saya, kebetulan momentnya pas. Menjelang akhir tahun ini biasanya memang orang berbondong-bondong ‘lempar’ lamaran baru. Tapi memang banyak hal yg harus dipertimbangan. Saya setuju kalau uang dan salary yg lebih baik di tempat baru itu memang menarik. Tapi kalau hanya alasan uang, sepertinya tidak bijak. Harus ada nilai lebih yg benar-benar bisa meningkatkan kita secara SDM.

Hehehe…ternyata saya termasuk orang yang setia…..dari awal kerja s/d pensiun di tempat yang sama. Kalau karir agak mandeg, saya bertanya dalam hati, kenapa? Dan saya mencoba tak menyalahkan orang lain, tapi berusaha koreksi dari diri sendiri. Syukurlah saya cukup puas dengan perusahaan, dan sampai jenjang tertinggi (kalau Direksi udah masalah politik. Dan lebih menyenangkan lagi, ilmu yang saya peroleh selama kerja, dapat saya gunakan untuk mencari tambahan penghasilan setelah pensiun, dengan mengajar, dan yang lain-lain. Prinsipnya: lihat dulu diri sendiri…..ini yang sering dilupakan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

OrangeCategory

OrangePhotos

DSC_5739

DSC_5726

DSC_5716

More Photos
%d bloggers like this: