The Orange Network

Archive for June 2008

Lagi iseng cari nama domain, eh taunya OrangeMood.com masih dipakai orang lain, dan lucunya itu situs kencan dewasa yang kelihatannya juga ngga bagus2 amat perusahaannya…

Satu lagi saya sedang ingin OrangeDigitalMedia sayangnya yang .com sudah dipakai juga, dan websitenya bagus… kayaknya sub division dari Orange Company UK, perusahaan besar yang bergerak dibidang Telco / Mobile…

Yah mesti cari nama baru lagi nih, ada ide?… 🙂

ps : have a nice Monday!

Advertisements

Ada seorang teman yang nampaknya sedang banyak duitnya… 🙂 (traktir makan donk ah…) dia bertanya kepada saya, mendingan beli mobil dulu atau rumah dulu ya?… mungkin ada yang bisa bantu?…

Kalau menurut saya, mendingan rumah dulu karena :

  • Harga rumah diramalkan dan memang akan selalu naik, jadi kalau ada uang lebih bisa beli, belilah segera, kalau menunda-nunda harganya akan semakin naik terus dan kita harus berusaha mengimbanginnya.
  • Karena harga rumah selalu naik, kita mungkin boleh menganggap ini sebagai investasi? (saya masih tidak terlalu paham dengan definisi investasi yang sesungguhnya, mungkin ada rekan yang punya pendapat lebih jelas mengenai hal tersebut? kami akan sangat menghargainya…)
  • Memilih membeli rumah akan mendorong kita ke pola hidup yang berhemat, pengalaman pribadi saya, setelah mempunyai rumah jadi lebih sering menghabiskan waktu dirumah, memasak dirumah, dsb yang akhirnya mengurangi pengeluaran yang tidak perlu.
  • Sebaliknya memilik sebuah mobil akan mendorong kita ke pola hidup yang lebih boros, misalnya kita jadi sering berpergian ke tempat2 yang biasanya tidak terpikirkan, mencari tempat makan yang baru, pergi ke tempat wisata yang jauh, dsb, hal itu akan membuat boros di BBM, parkir, makan dll.
  • Disamping itu harga mobil selalu turun, selain itu juga kita membutuhkan biaya extra untuk maintenancenya.

Akhirnya, teman saya tadi mulai melihat2 lokasi rumah… mungkin pertanyaan berikutnya dimanakah lokasi yang bagus?… 🙂

Saya menuliskan tentang bisnis online sesat yang makin marak akhir-akhir ini di blog saya satunya disini, mari kita peringatkan saudara/teman-teman kita supaya tidak menjadi korban.

Have a nice day!

Keinginan yang tidak terbatas… Itu yang muncul di kepala saya ketika sedang merenung dalam perjalanan pulang dari kantor kemarin2. Saya yakin banyak orang juga mengalami hal seperti itu, setiap satu keinginan sudah terpenuhi, maka akan muncul keinginan2 lainnya…

Apakah itu yang namanya tidak mensyukuri atau serakah?… Menurut saya pribadi bukan, bukan selama kita masih di jalan yang benar ketika berada dalam proses untuk mewujudkan keinginan kita tersebut. Saya pikir itu juga termasuk hal yang positif bagi diri kita, coba bayangkan jika anda tidak mempunyai keinginan, apakah anda sudah seperti sekarang?… Lalu kapan habisnya keinginan2 tersebut?… Hanya kita sendiri yang tahu jawabannya bukan?… 🙂

Bicara mengenai keinginan, saya ingin sekali menyelesaikan project web 2.0 yang sedang saya kerjakan, tidak sabar rasanya melihat response market mengenai konsep baru tersebut, apakah akan sukses di terima, biasa saja atau bahkan gagal?… Anda pasti tahu rasa “nikmatnya” menunggu seperti itu…
Keinginan tersebutlah yang terus memotivasi saya secara konstan, nanti setelah itu, sudah ada keinginan lain yang menanti saya juga… 🙂

Cukup tentang saya, apa keinginan anda sekarang?… Mari sama2 mewujudkannya… Have a nice day!

Bagi yang berlangganan koran Kompas, pasti akan segera notice kalau ada advertiser yang begitu gencar memasang iklannya setiap hari dari beberapa minggu lalu dan minimal 1/2 halaman full color… (mantep kan?!) Coba tebak iklan apakah itu?…

Yak advertisernya adalah Kompas.com… setiap hari kompas.com media non traditional tersebut gencar memasang iklan di media traditionalnya sendiri koran Kompas. Tepatnya sejak Kompas.com melakuan revamp alias merubah layout tampilan websitenya dan bertema Kompas Reborn.

Selain itu mereka juga melakukan Press Realese di hotel Mulia, dan juga melakukan kampanye offline dengan membagikan bola kecil bertuliskan Kompas.com di beberapa perempatan jalan selama beberapa hari oleh SPG (cantik nda ya?) yang katanya setiap titik dibagikan sekitar 4500 bola.

Wuih… saya pun berdecak kagum, mantap memang, Kompas punya power, resource dan tentunya duit yang kenceng buat mengsupport produk mereka… kenapa ngga dari dulu ya… (beberapa tahun yang lalu juga saya sempet mikir begitu lho… ini buktinya… dibawah itu komentar dari saya November 2006 :p ) Kemudian setelah beberapa hari mereka mulai mengiklankan tentang kanal2 mereka seperti bola eropa, kompas radio, kompas musik, dsb dsb yang jujur saya sendiri belum pernah membuka/mencoba fitur2 tersebut…

Sebagai orang yang berkecimpung di dunia online sejak pertama kali bekerja, beberapa kali membangun bisnis online dan sekarang sebagai “penjual” iklan online di media internasional Friendster & MSN Network, dan juga freelance sebagai online marketing consultant, saya mengamati fenomena Kompas.com ini sangat menarik… Kenapa menarik? Pengalaman saya mengatakan Kompas.com agak terlalu terburu-buru…

Saya mengerti mungkin rencana Kompas.com untuk menjadi mega portal di Indonesia, ditunjang power, resource dan money mereka yang memadai, mereka langsung menggebrak seperti sekarang ini… masalahnya Tantangannya adalah semakin besar sebuah bangunan, maka harus semakin kuat pula pondasinya… dan untuk membangun pondasi yang kuat tersebut dibutuhkan banyak hal, seperti misalnya arsitek2, insinyur bahkan sampai kuli2 yang tepat untuk mengeksekusinya… (selain power, duit dan segala macemnya)

Kalau dari pengalaman saya sih ya, membesarkan satu buah website saja butuh ekstra kerja keras (ekstra yang lain2 juga) dari mulai concept, design, navigation, flow, features, dsb. Nah yang saya khawatirkan adalah kompas yang kelihatannya terburu-buru akhirnya seperti asal jadi saya untuk fitur2nya… contoh kecil yang saya baru temukan adalah disini misalnya Itu adalah fitur Videoku.tv (youtube kloning) bagian Privacy Policy, isinya?… blank… kalau ini situs pribadi seh dimaklumi, tapi ini bagian dari Kompas.com lho… begitu juga bagian FAQ-nya… dan mungkin bagian2 lainnya, silahkan cari sendiri…

Okelah itu hal2 sepele, the biggest problemnya adalah nampaknya prinsip MeToo.com alias kloningan itu terjadi disana… ok lah, menemukan ide yang benar2 original untuk online bisnis hampir dikatakan mustahil, setidaknya kita harus menyesuaikan produk dengan market yang ada.

Hal lain yang bisa kita cermati, para pemain online yang sukses kok nampaknya memang tidak ada yang semua produknya sukses ya, alias mereka focus ke 1 atau 2 produk unggulannya… (google, yahoo, microsoft, youtube, facebook, friendster, twitter, dsb) Saya khawatir, kompas.com tidak bisa memaksimalkan resource yang ada dengan baik justru karena sepak terjangnya sendiri yang begitu cepat dan besar alias senjata makan tuan…

Semoga Kompas.com tidak seperti yang saya khawatirkan… bagaimana menurut anda? Goodluck Kompas!

Sewaktu saya pergi ke toko buku beberapa waktu lalu, saya melihat 2 buku yang begitu menjual judulnya, seperti “Cara mudah meraup dollar melalui internet” atau “7 langkah menjadi kaya melalui internet” dan sejenisnya (1 bukunya bersampul putih dan satu lagi merah, pengarang? Tidak perlu lah…)

Saya sendiri sangat tertarik karena memang pekerjaan saya selalu bergelut di dunia online, namun setelah saya membacanya sekilas, sayangnya buku tersebut menurut saya tidak bagus, bahkan cenderung menyesatkan. Menyesatkan karena di buku yang bersampul merah malah disarankan untuk mengcopy paste content orang lain dan terang2an si penulis mengaku dia orang yang malas menulis, jadi copy paste adalah wajar dan dianjurkan… Buku satunya memang tidak separah itu, hanya saja isinya tidak lebih baik kalau anda meng-google dengan kata kunci SEO Basic Guide…

Hal lain adalah tentang Anne Ahira, dengan Asian Brainnya, terus terang buat orang-orang yang belum paham tentang dunia internet (kebetulan ingat kemarin2 mereka pasang iklan di salah satu media online dengan banner yang bikin sakit mata… ) mungkin mereka akan terkagum-kagum dengan “story” yang mereka ceritakan… tetapi buat mereka yang paham tentang skema-nya, mereka akan bisa memutuskan sendiri, apakah itu satu-satunya jalan untuk menjadi kaya melalui Internet… Saya tidak akan membahas tentang dia disini, karena saya pikir kita semua bisa menilai sendiri dari mulai tampilan website, “story” dia dan teamnya, skemanya dia, dan anda juga bisa googling sendiri tentang dia yang sesungguhnya… 🙂

Seperti yang kita ketahui, hampir tidak ada yang instant ketika kita ingin menjadi sukses baik di dalam hal tertentu, begitu juga di dunia internet… Tanyalah para jawara SEO di Indonesia seperti mas Cosaraanda, dkk. Atau si empunya Detik, Kompas… Lebih jauh lagi si empunya Google, Yahoo, Friendster, MySpace atau bahkan Microsoft sekalipun… Mereka membutuhkan waktu yang cukup lama untuk bisa seperti sekarang, mereka tidak pernah berhenti belajar,  berinovasi, berjuang, dsb.

Bukannya saya membawa kabar buruk bagi yang mempunyai harapan di dunia internet, internet adalah peluang yang besar dan luas, hanya saja tidak ada yang instant, kita harus terus belajar, mencoba, berinovasi secara konsisten… dan cobalah cari guru yang benar yang bisa membantu anda mencapai sukses,tidak banyak orang2 yang mau berbagi untuk yang satu itu biasanya, tetapi ada… 🙂

Goodluck with Internet!

ps :

ada yang nanya ke saya, “bener ngga seh bisa kaya dengan modal dengkul dari internet?…”

saya jawab “kalau dengan modal dengkul saja tidak bisa, tapi kalau dengan modal otak, skill & networking, dsb bisa… bahkan dengan modal materi Rp.0,0000000…0 saja.” 🙂


OrangeCategory

OrangePhotos