The Orange Network

Archive for February 2008

“Just Because You Can, Doesn’t Mean You Should!”

Advertisements

Hehe… Siapa yang sangka kalau Dian Sastro ngeblog? atau Wulan Guritno? bahkan Maia? saya sendiri binun dan heran, kok bisa ya? maksudnya kok sempet ya? terus ngapain ya mereka tujuannya? terus ini cuman trend sesaat seperti yang biasanya dialami para blogger pada umumnya dimana biasanya “heboh” di awal2, lalu menghilang entah kemana… (masih untung ngga di delete blognya…) atau mereka beneran bisa jadi bloger “sejati” atau bahkan profesional?…

Yang pasti pas baca blognya Dian, lucu juga dan nampak “natural” alias asli…(emang asli seh kayaknya, maksudnya ngga/belum pake assistent…) Natural bak anak kecil yang sedang kegirangan dapet “maenan” baru… sedikit norak tapi menarik… yah Dian Sastro gitu… siapa yang nolak dengerin dia sharing pengalaman/kehidupan dia sehari2?…

By the way, apakah yang akan mereka dapatkan? atau apakah yang akan mereka sharing? semoga mereka sadar, blog ibarat seperti pisau bermata dua, bisa berguna, bisa juga melukai diri sendiri… tergantung kita memanfaatkannya… jadi mereka bisa sedikit berhati2… kalau di media traditional seperi TV dan majalah dirasa sudah cukup kejam, di media online seperti blog bisa lebih kejam lagi karena hampir tanpa batasan…

So jangan mau kalah kita2 yang bukan seleb, teruskan ngeblog biar kayak selebritis betulan… :p Happy Blogging!

ps : Jadi lupa sama judulnya, maksudnya mo bahas Seleblogis kalau udah ketemu Seleb-Ngeblog kalah jauh ui… lihat saja komennya di Dian punya, dia ngeblog baru beberapa hari komennya dah nembus ratusan… hehe… jangan khawatir, ngeblog bukan cuman buat narsis kok, kalau mo narsis doank, ya jadi Selebriti beneran aja toh?… 🙂

pss : Maaf tulisannya agak2 seenak jidat, emang lagi stress kerjaan, bahkan orang kantorpun sadar kalau g lagi cukup stress… jadi yang enteng2 aja lah…

Hari Jumat-Sabtu tanggal 1-2 (genap 1 tahun yang lalu) sekali lagi saya terkurung di dalam rumah didaerah GreenVille dan terpaksa harus membatalkan 3 meeting di hari tersebut. Air dijalan menggenang dan akhirnya masuk ke dalam rumah yang sebentar lagi akan saya tinggalkan ini sampai sebetis. (Tenang saya ada di lantai 2…) Karena listrik padam keesokan harinya saya memutuskan untuk mengungsi, semua hotel penuh akhirnya ke rumah teman saya Fenny & Ferry, pasangan religius yang baik hati. (Thanks Fen & Fer, I owe you…) Hari minggu saya kembali ke rumah untuk memberi makan Mika & Luna yang terpaksa saya tinggalkan dirumah, air didalam rumah sudah surut tetapi di jalanan masih sebetis, senin malam kembali ke rumah karena sudah surut dan berbersih.

Rabu pagi saya pergi ke kota Pontianak dalam rangka ingin merayakan imlek di kampung halaman pasangan saya sekaligus cuti dari pekerjaan saya yang semakin “menggila” akhir2 ini, saya cukup enjoy disana, ketika berada disana, saya seperti masuk dalam ruang waktu yang berjalan sangat lambat, karena kehidupan disana yang sangat sangat santai… orang2nya, kotanya, hiruk pikuknya, lalu lintasnya, dsb. Malam tahun baru imlek disana sangat terasa karena hampir setiap rumah bermain kembang api dan kembang apinya tergolong yang “super” besar & lama, seolah2 mereka ingin saling beradu menunjukan rumah mana yang kembang apinya paling bagus.

Sampai Sabtu siang saya akan kembali ke Jakarta, hampir 90% toko disana tutup karena masih merayakan tahun baru cina, ada keunikan lain disana yaitu banyaknya warung-warung kopi tradisional yang menjual kopi pahit/kopi susu, diselingi jualan pisang goreng dengan selai kaya diatasnya atau indomie. Anehnya warung-warung kopi tersebut sangat ramai, pengunjungnya dari segala lapisan baik tua maupun muda, jika pagi yang datang adalah orang2 pekerja/pebisnis, siang orang2 tua, malam anak2 muda dan orang tua. Saya berani bertaruh jika Starbuck, The CoffeBean atau JCo sekalipun masuk market disana, mereka tidak akan sanggup mengalahkan keramaian warung kopi tradisional disana.

Kembali ke Jakarta malam ini, langsung disambut dengan kemacetan karena hujan besar mengguyur, lalu disambut tangisan Mika dan Luna yang memang beberapa hari ini terlantar oleh kesibukan saya, hari ini saya masih akan me-relax-kan diri saya, sampai besok pagi saya harus bersiap-siap kembali memindahkan perslening ke gigi 5 untuk tancap gas lagi… alias bekerja.

Kabar baik lainnya adalah rumah saya akan segera selesai renovasinya kurang lebih maximal 2 minggu lagi, saya tidak sabar untuk segera pindah dan menikmatinya, kabar lainnya… saya harus memikirkan untuk mengisinya… ada yang mau menyumbang furniture dan home appliance?… dengan senang hati saya sambut… 🙂

PS : Gong Xi Fat Choy… Xin Nian Kuai Le…
saya dapet angpao dan bagi2 angpao lho… 🙂


OrangeCategory

OrangePhotos