The Orange Network

Love Taiwan

Posted on: January 9, 2008

Me at 101 MallHi, minggu malam saya baru kembali dari Taipei Taiwan, 3 hari disana terasa singkat sekali, basically saya suka Taiwan, tidak terlalu banyak mall seperti Singapore tetapi banyak tempat2 unik seperti night market, atau toko2 di lorong2 sempit yang menjual berbagai macam barang untuk turis, lalu ada juga tempat seperti pasar baru tetapi lebih besar dan bersih tentunya, buat para wanita dibanding Singapore mungkin kalian juga akan lebih menyukai Taipei, alasannya adalah disana gudangnya fashion, kalian bisa mendapatkan sepatu boot berbagai macam dengan harga SANGAT terjangkau dan pastinya NEGOTIABLE!

Beberapa hal yang saya notice di Taipei :

  • Motor 95% matic atau motor besar > 550cc
  • 90% motor disana jarang/tidak pernah di cuci jadi kelihatan dekil2 (ada yang mo buka bisnis cuci motor disana? pasti laku…)
  • Taxi 90% menggunakan type Toyota Corolla Altis, Camry & Honda All New Civic (uh… my dream car)
  • Supir taxinya srudak sruduk, ga bisa English Languange, kebanyakan orang2 tua.
  • Parkir di tepi jalan sangat aman, karena terlihat banyak motor dan mobil yang tergeletak berhari2 sampai berdebu tebal sekali.
  • Supir mobil di sebelah kiri, dan lalu lintas menyesuaikan.
  • Suhu kemarin sekitar 10 – 15cc, ada matahari tetapi anginnya dingin menusuk, harus menggunakan minimal 1 jaket tebal.
  • Tidak pernah macet total, macet disana = rame lancar di Jakarta.
  • Orang2nya lebih friendly ke turis.
  • Fashionable abis karena 4 musim, penjaga toko disana seperti artis disini/orang yang mau clubbing di X2 Jakarta.
  • Tempat clubbingnya cukup mahal sekitar 680 NT atau 200k Rupiah.
  • Makanan disana cukup menyeramkan karena kebanyakan jeroan dan rasanya agak2 aneh.
  • MRT nya sangat membantu untuk turis.

Near HotelApa saja yang saya lakukan disana? malam pertama tiba kami ke Hotel, hotelnya 5 star, tetapi bukan type yang modern, kelihatannya hotel lama yang terkenal dan di renovasi, kebersihan dan service cukup ok, lalu setelah meletakan barang2 bawaan kami keliling2 di dekat hotel, kami mencoba makanan lokal pinggiran jalan, saya mencoba seperti kwetiau goreng sapi, cukup enak seharga 20 NT / 18k Rupiah. Lalu kami ke McD 24 hours untuk mencoba pork burger… not bad, tetapi servicenya lama sekali untuk ukuran fast food > 15 menit.Ciu Fen

Besok paginya kita di guide oleh tour local, ke tempat2 yang bersejarah seperti museum, memoriall hall, tea house, feng shui house, hot spring dan night market. Museumnya sangat luas dan modern, ada indoor area dan outdoor untuk garden, memorial hall kita menonton pergantian penjaga gerbang yang tidak boleh bergerak atau berkedip sekalipun, katanya kalau mereka berkedip mereka di hukum 3 bulan militer.

Tea house mereka menjual tea traditional, jamur obat dan royal jelly, fengsui house mereka menjelaskan tentang Jade Chimera atau patung penjaga seperti Anjing Naga, dan kita boleh melakukan ritual seperti menggosok kepala searah jarum jam 3 kali lalu turun ke ekor dan memasukannya ke saku kita karena dipercaya akan membawa luck, mereka juga berpesan jangan sekali-kali memegang mulut / gigi taring mereka.

Malamnya kita ke Hot Spring, untuk masuknya gratis, hanya harus membeli handuk sekitar 200 NT atau 60K Rp. Saya tidak mencoba karena disana FULL NAKED (saya cukup geli kalau disuruh melihat sesama jenis saling naked) meski ada ruangan private untuk 2 orang, masalahnya ruangan private itu harus 2 orang karena kalau 1 orang malah di charge. Dari sana kita ke Night Market, sangat crowded seperti layaknya pasar malam disini, hanya saja yang datang kebanyakan turis.

Cinema Lalu kita ke tempat clubbing (saya sudah tidak suka clubbing sebenarnya, tetapi saya suka mencoba jika tempat tersebut baru apalagi di luar negeri seperti Zouk SG / KL, MOS SG dsb) yang katanya most happening bernama Ludcy, untuk design masih lebih bagus X2 Jakarta, disana kalau kita sudah memilih area misalnya R&B kita tidak bisa masuk ke tempat Trance atau House, jadi pastikan musiknya sesuai selera sebelum masuk area. Untuk crowdnya cukup padat dan berani dalam hal fashion (disana semua pamer paha, puser, dada, punggung dan beberapa sudah semi naked karena bajunya yang SANGAT kekurangan bahan). Pulang dari clubbing sekitar jam 4 kita makan dim sum sekitar 160NT atau 48k Rp. sangat puas karena banyak sekali seperti all you can eat.

Besoknya acara bebas dan saya bangun jam 9 (hanya tidur 3 jam) lalu kita jalan lagi ke 3 tempat yang cukup terkenal untuk berbelanja murah meriah, lalu sorenya saya ke 101 building yang katanya the TALLEST building in the WORLD for now, untuk naik ke lantai 89 kita harus mengeluarkan kocek sebesar 350NT atau 105k Rp dan untuk ke lantai 92 out door kita mesti menambah 100NT alias 30k Rp. cukup worthed karena once in a lifetime menurut saya, saran saya naiklah saat malam hari karena kita bisa melihat lampu kota yang indah, gunakan jaket tebal, syal dan sarung tangan karena angin di outdoor lantai 92 sangat dingin. sepulang dari sana kita ke night market lagi dan clubbing lagi ke Room 81, katanya sih lebih elit dan banyak artist Taiwan. (tetapi saya tidak melihat karena hampir semua seperti artist…)

Kurang lebih seperti itu company trip perusahaan tempat saya bekerja, sekitar 30 orang dari 4 negara Singapore, Indonesia, Malaysia dan Taiwan. Next year kita belum tahu kemana, dengar2 Australia kalau target kita tercapai, we have a good time because we more know each others.

Untuk yang ingin melihat foto2nya, silahkan click thumbnail atau nanti lihat di OrangePhotos sebelah kanan, nanti saya upload beberapa, now back to work, have a good day everyone!

101 Mallps : nampaknya yang ikut new year resolusi contest berhadiah oleh2 dari Taiwan sedikit, untuk yang sudah ikut nanti saya akan kontek via email, saya percaya dan mendoakan kalian akan mencapai itu semua di tahun 2008 ini!

8 Responses to "Love Taiwan"

Ketemu to ming se ga?
atau san cai?😀

duh, enak bener nih jalan2 mulu…

Tukang Ketik
http://adiwirasta.blogspot.com

Nggak ketemu artis taiwan?
Waduh kapan ya aku bisa kesana?
HIkz..

Wahh asyik…jalan-jalan…gadisnya bagaimana? Cantik-cantik kayak yang ada di TV nggak?

@adi… mau?…🙂

@evelyn… disana semua kek artist kok, cakep, keren, sexy, fashion… jadi saya bingung yang mana artist/bukan…

@edratna… kalau dari sepenilaian saya seh lebih cantik2 dibanding orang singapore, thailand dan malaysia… maksudnya averagenya… mungkin karena mereka semua fashionable… the power of make up gitu lho…🙂

wow… enak sekali bisa ke taiwan…😀
sangat seru sekali kelihatannya😀

Wah thx infonya…duh jadi bingung liburan kemana. Taiwan atau China yah?

Mas Andy, apakabar?

Congrats ya saya denger jadi Managernya Dlive🙂, mudah2an sukses selalu ya mas

Oh ya iseng2 saya buka blognya, habis dari taiwan ya. Tanya boleh nda, kira2 kalau kita mau jalan2 biayanya sehari2 abis berapa ya (food, hotel bintang 3, transport, sight seeing, etc)? Sepertinya lebih mahal dari Spore ya dan timing yang enak bulan apa ya mas?

Mas kan pernah ke China dan Spore ya, Taiwan itu mirip2 sama kaya Shanghai atau Singapore ngga sih mas?

Thanks ya, good luck and wish u guys all the best🙂

Pnd

hi aku dan kel lagi planning ke taiwan ni..boleh tanya nga utk city tour local guidenya pakai bahasa inggris? atau ada yg bisa indonesia?
brp ya biaya citytournya kira2?

tks ya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

OrangeCategory

OrangePhotos

DSC_5739

DSC_5726

DSC_5716

More Photos
%d bloggers like this: