The Orange Network

TV created toxic lifestyles?

Posted on: September 23, 2007

Ok siapa yang tidak setuju dengan pernyataan diatas? TV meracuni gaya hidup kita, karena menggunakan kata meracuni berarti konotasinya adalah negatif… jujur sebagian besar pendapat saya setuju kalau melihat dominasi program2 tidak bermutu di channel2 lokal, tapi tidak untuk semua channel, channel lokal seperti Metro TV masih ok.

Biasanya rata-rata saya menghabiskan waktu maximal selama 10 – 20 menit dalam waktu satu hari untuk menonton televisi, biasanya di saat makan malam dirumah dan kalau makannya sendirian, jadi jangan heran kalau ditanya soal acara tv atau seputar gosip/artis lokal ke saya, saya akan bengong…🙂 Tapi nampaknya ritual menonton tv saya akan bertambah sekitar 20 – 40 menit setiap harinya sesaat sebelum tidur, jika tidak ada buku bacaan, sayangnya bukan channel lokal, mungkin anda juga salah satu pengemar channel yang selalu memberikan pengetahuan lebih tentang suatu lifestyle di daerah di negara lain, anda tahu donk Travel & Living?

Travel & LivingSaya sangat menyukai channel Travel & Living karena setiap saya menonton, kapanpun itu, acaranya benar-benar bermanfaat dan tentunya menghibur/menyenangkan. Sedikit sharing yang terakhir saya suka dan kenapa saya bilang bermanfaat, dari channel itu tiba-tiba saya ingin mencoba hobby membuat kopi, kenapa? ada satu acara dimana ada satu orang (saya lupa namanya) yang sangat ahli sekali membuat kopi, dia bisa memadukan kopi dengan strawberry, gila kan? saya belum dan tidak mencobanya ketika dia sudah selesai “meracik” resep canggihnya itu, tetapi saya bisa membayangkan betapa unik dan enak rasanya.

Atau di acara Jamie at Home dimana Jamie akan membantu kita memasak makanan yang bergizi, lezat dan sophisticated langsung dari kebun, atau di acara Thirsty Traveler yang membahas segala sesuatnya tentang minuman terenak di seluruh penjuru dunia, atau China Fast Forward yang membahas tentang kebudayaan dan sejarah China dengan gaya keren (I like the way he present this program to us), atau Miami Ink yang membahas para tukang tatoo profesional yang mengerti bahwa tatoo bukan sekedar tatoo, tatoo bisa menjadi sangat personal, penuh history bahkan legenda, dan masih banyak program acara lain yang menarik, oh ya pastikan anda tidak menonton Bizarre Food ketika sedang makan, karena di acara tersebut membahas makanan-makanan teraneh di seluruh dunia…🙂

Itu dari segi program, tv lokal juga harus belajar dari cara mereka membawakan acaranya, saya lihat, tidak ada satu presenter-pun yang tidak menarik, bukan secara fisik tentunya, tetapi dari cara mereka berbicara, body languange, interaksi dengan audience / kita, aura, knowledge, dsb. Mereka sangat2 profesional, dan membuat penonton seolah2 berada di sana, di sebelah mereka.

Saya pernah melihat satu acara kuliner di tv lokal, saya lupa di tv mana, anehnya saat itu saya tidak merasa tertarik ketika melihat acara wisata kuliner tersebut, bukan karena makanannya, tetapi karena pembawa acaranya yang begitu membosankan, gaya bicaranya seolah-olah dia sudah kenyang dengan makanan tersebut, dan kebetulan memang penampilannya tidak menarik. (saya bercerita ke rekan2 kerja saya mengenai hal itu besok paginya, dan mereka mengatakan hal yang sama semuanya…) Well kok jadi melenceng dari judul, ok kita kembali ke … topic!

TV mempunyai pengaruh yang cukup besar, terutama untuk anak2, bahkan ke kita yang dewasa, oleh karena itu, usahakan mem-filter apa yang akan kita lihat, dan membatasi waktunya. Apakah acaranya bermanfaat? Apakah acaranya sesuai dengan tingkatan usia? Apakah untuk anak2 perlu bimbingan saat menonton? Apakah tidak ada kegiatan lain yang lebih bermanfaat selain menonton televisi? Apakah waktunya tepat? Berapa lama akan menontonya? dsb.

Kenapa kita harus mem-filter dan membatasi waktu untuk menonton tv?

  • Secara fisik menonton tv dalam waktu lama dapat memicu terjadinya kegemukan yang lebih cepat, stroke ringan, kram wajah, kesemutan, sakit ginjal, sakit maag, sakit mata, kurang tidur, wajah berminyak dan jerawatan, dsb.
  • Secara mental dan psikologis menonton tv dalam waktu lama juga bisa membuat anda tidak produktif, malas, menunda2 pekerjaan, menghabiskan waktu dengan sia2, mempengaruhi gaya hidup yang tidak positif, dsb.
  • Secara materi jelas menambah biaya listrik yang berlebihan apalagi jika anda menonton di ruangan ber ac, ber sound system lengkap seperti home teater, menggunakan proyektor atau tv dengan ukuran super jumbo.

Selamat menikmati acara tv dengan lebih bermanfaat!

ps : saya masih ingin belajar menjadi coffe master lho… dan tentunya… travel around the world!

“Andy OrangeMood is Motivational Blogger”

7 Responses to "TV created toxic lifestyles?"

Wahh, saya sangat jarang menonton TV karena lebih suka membaca. Jadi kadang telmi (telat mikir) kalau orang-orang bercerita tentang acara TV.

Namun bagi orang yang bergerak di bidang marketing, sebaiknya menonton TV terutama saat iklan. Saat masih kuliah, jika dosen menjelaskan apa maksud iklan tertentu, segmen apa yang dituju, saya suka ketinggalan karena nggak lihat iklan di TV. Walau demikian saya menyukai marketing, tapi males nonton TV nya…kalaupun nonton hanya pada channel tertentu. Penyakitku ini menghinggapi pula anak-anakku, akibatnya penonton setia TV di rumah hanya si Mbak, dan di kamarnya sendiri.

Err.. ga nonton TV lokal ya mas ?😀

“Kelihatannya kang andi pengamat acara-acara tv ya? Betul juga saya respon positif acara travel & living, maupun Metro tv, diselingi hiburan di tv lainnya. Ma kasih coment di blogku ya.” Datang ke pesta blogger 2007 gak?

Tergantung sih sebetulnya TV stationnya apa.

Kalo MTV: ngerusak banget!

Kalo discovery channel: mendidik banget!

^^

Sebenernya kalau TV Indonesia udah amat sangat tidak mendidik.
Banyak film jiplakan yang tidak sesuai dengan realita sebenarnya.
Masa anak SMA pakai blush on ama lipstik tebel dengan rok yang mini banget gitu?
Nggak kan?
Jadi aku setubuh aja dengan judul kamu.
Cuman… nggak semuanya yang begitu.
Metro masih OK, ANTV kadang acaranya juga freshly.
Jujur aku nggak pernah liat sinetron dan jarang banget liat TV ( kecuali berita ) saat sinetron jiplakan makin menjamur.
Well mending nonton Discovery atau TV kabel deh.;)

Oh ya maksud vpatrickd dengan MTV ngerusak banget apa ya?
Kalau aku bilang sih, nggak tuh?😉

well, kalau sy dolo lumayan sering nonton sinetron, but now? di depan tv aja gak jarang. bahkan kalau ada waktu juga sy bakalan ngabisin waktu di depan tv. kalaupun di tv, paling2 nontonnya aang😀,soalnya apa? sinetron aja dah kaya gitu semua.

sy harap tayangan2an seperti killer instinct, discovery channel, dll itulah yang banyak dipertayangkan. well, memunculkan rasa penasaran dan bisa mendidik.

salah satu alasan sy duduk di depan komputer dan baca2 artikel ya buat ngejer info yang ada, daripada nonton gak jelas?

Kangen nih sama film2 yang masuk diakal dan bermutu, seperti waktu dulu ada “si Doel anak sekolahan” dan yang baru aja dihentikan produksinya serial tv “Jomblo” …

Mudah mudahan TV lokal yang nggak bermutu segera bangkrut..
Amiiin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

OrangeCategory

OrangePhotos

DSC_5739

DSC_5726

DSC_5716

More Photos
%d bloggers like this: