The Orange Network

When life feels so unfair…

Posted on: August 9, 2007

Ada yang bilang, hidup itu kadang terasa sangat tidak adil… apakah memang ada orang di dunia ini yang dilahirkan hanya untuk menderita?… atau sebaliknya bahagia selalu dari lahir sampai mati?… let’s share here later.

Ya, seperti yang Jennie dan lainnya katakan dalam hidup kita akan melewati berbagai macam hal, yang kalau kita rasakan bisa bahagia atau sedih, bisa juga keduanya di saat yang bersamaan. Ketika kita bahagia cobalah untuk sharing kebahagian itu dengan orang lain, entah itu pasangan anda, sahabat anda, teman anda bahkan orang asing, maka kebahagiaan itu akan semakin bertambah.

Lalu bagaimana ketika kita sedang mengalami kesedihan seperti mengalami kegagalan dalam suatu hal, terkena phk, terkena musibah, terkena sakit, dsb. Setiap orang mempunyai cara sendiri-sendiri untuk mengatasinya, berikut dari saya dari berbagai sumber dan pengalaman.

  • “Berhentilah” sejenak ketika kita merasa teramat lelah, anda bisa beristirahat dengan cara anda, tujuannya adalah untuk menyegarkan kembali jiwa dan semangat anda.
  • “Lihat” sekeliling anda, adakah yang mengalami nasib sama? atau bahkan lebih buruk? andakah yang terburuk?
  • Bersyukur, terkadang kita merasa langit seolah runtuh menimpa kita, tetapi sebenarnya itu hanyalah ilusi belaka, terkadang masalahnya tidak sebesar seperti yang kita pikirkan.
  • Bersemangat, karena ini adalah modal awal untuk memecahkan masalah, dengan anda bersemangat menghadapinya dan mencari jalan keluarnya maka situasinya akan berangsur menjadi lebih baik.
  • Berpikir, setelah jiwa anda segar kembali dan anda bersemangat, carilah jalan keluarnya, tuliskan pilihan-pilihan yang dapat anda lakukan untuk mengatasi masalah yang terjadi.
  • Bertanya pada diri sendiri, tanyakanlah pada diri sendiri apakah yang anda inginkan? apakah itu baik? apakah itu perlu? bagaimana caranya?
  • Bertanya pada orang lain, jika anda merasa anda membutuhkan masukan dari orang lain, jangan ragu, jangan takut kelihatan bodoh jika anda yakin orang tersebut adalah orang yang bisa dipercaya, mereka semestinya tidak akan menertawakan anda. Perlu diingat bahwa terkadang jawaban dari orang lain tidak selalu menjadi solusi, itu normal, karena anda sendirilah yang memutuskannya, mereka hanya membantu.
  • Putuskan dan bertindak, ambilah sebuah keputusan, jangan ragu atau takut, karena tidak ada keputusan yang terlalu salah atau sangat benar, hasil keputusan tergantung bagaimana anda menjalani keputusan tersebut.
  • Perbaiki, biasanya tidak ada yang perfect untuk pertama kali, jangan khawatir, lakukan perbaikan terus menerus.
  • say “Thank you”, anda akan sadar sebenarnya dengan kita mengalami masalah, kita akan menjadi lebih kuat di kemudian hari, jadi berterima kasihlah pada Tuhan, orang lain yang membantu anda dan diri anda sendiri karena berani menghadapinya.

Bagaimana dengan cara anda?…

7 Responses to "When life feels so unfair…"

Definisi penderitaan dan kebahagiaan terkadang berbeda-beda bagi sebagian orang, kebahagiaan di dunia itu semu dan dapat direkayasa, kita dapat menciptakannya.

Yang terpenting adalah dapat menerima kenyataan yang ada dan selalu menyadari bahwa selalu ada orang yang lebih menderita daripada kita.

Temen g pernah ngmg
Hidup yang sempurna itu adalah kaya gini..

Masih kecil dibiayain ma orang tua ampe pendidikan tinggi
Ketika sudah dewasa dapet kerjaan yang bagus yang di mana kita duduk2 di rumah istana kita tetapi uang mengalir terus.
Kalau sudah tua, anak cucu kita memperlakukan kita dengan baik dan kita bisa menggunakan uang yang kita dapet seenak jidat.
Kalau meninggal, masuk surga.
Kurang enak apa lagi itu?😀

Tetapi jujur, hidup itu menurut g adalah kadang-kadang takdir, tetapi kadang-kadang juga pilihan. Kita tidak bisa memilih apabila kita dilahirkan di keluarga yang miskin, biasa-biasa saja,atau keluarga kaya. Tetapi di dalam hidup kita, kita bisa memilih di antara beberapa pilihan.

No, sadness, like happiness, is a matter of perception. It’s how we see the coin. One side or the other. Life is either a comedy or a tragedy. It can be both, but each has its own moments.

nice thought in here… and i definitely agree with Jenny…
Ada orang yang terlihat dari luar itu menderita, tapi ternyata dia bahagia dengan hidupnya.
Dan disatu sisi terlihat bahagia…so wealthy tapi ternyata menderita di dalem dirinya…

Mungkin bisa dibilang menderita / bahagia adalah pilihan kita sendiri, kita mo yang mana…

Oops sorry misspell… i mean Jennie not Jenny.
Sorry.

Kadang aku iri dengan kehidupan orang lain yang serba kecukupan, bahagia selalu, memandang uang bukanlah sesuatu yang berharga yang bisa dihabisin kapan aja. Tapi ketika aku memandang kehidupan dengan lebih dalam * cie kok jadi puitis gini yach *, aku sadar bahwa kehidupan yang buat aku tidak adil itu ternyata dipandang adil oleh orang lain.
Banyak kesedihan dan kebahagiaan yang terkadang datangnya nggak seimbang dalam hidupku aku terimakasih deh atas semuany.
Tapi aku tetap akan menghadapi hidup dengan lebih optimis agar semuanya keliatan fair bukan infair. 🙂

Sebetulnya kebahagiaan itu harus dibuat, agar kita selalu menikmati. Kalaupun ada kesulitan, anggaplah itu cobaan, Tuhan sedang menguji keimanan kita.

Jika kita berpikir sederhana, maka dibalik kesederhaaan ada keindahaan dan kedamaian.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

OrangeCategory

OrangePhotos

DSC_5739

DSC_5726

DSC_5716

More Photos
%d bloggers like this: