The Orange Network

Can MoodMill beat Twitter?

Posted on: August 1, 2007

Apakah disini ada yang tahu tentang MoodMill ? MoodMill adalah website 2.0 social mood management, apa maksudnya? dengan menjadi member disana kita bisa :

  • Mengekspresikan dan meng-share mood yang sedang kita rasakan sekarang ke dunia.
  • Berkomunitas di dunia maya.
  • Melihat rata2 mood kita setiap harinya karena tercatat dalam graphic bar.
  • Melihat rata2 mood orang lain/teman2 kita yang lain.

Ada beberapa hal yang saya suka dari MoodMill meski saya sendiri member, tapi tidak belum menggunakanya secara aktif, hal2 yang saya suka :

  • Konsepnya cukup bagus, fun, fresh, sedikit inovasi dari pesaingnya Twitter (mungkin perlu anda ketahui, pemiliknya meng-klaim saat sedang mendevelop MoodMill, Twitter baru launch, berarti idenya tidak nyontek.)
  • Memanfaat teknologi web 2.0 (Ajax, interactivity, etc.)
  • Mengincar market global, dalam arti terbuka peluang untuk user international dengan menggunakan menu berbahasa inggris.
  • Foundernya Felik Fekimoki teman skripsi saya, mantan team sewaktu mendevelop Cystage (project saya dulu), dan termasuk teman yang “blak2an”.

Sayangnya ada beberapa hal yang mungkin menyebabkan tidak sekuat Twitter gaungnya, seperti :

  • Ini bukan main project, karena dia harus memenuhi kebutuhan “primer”nya, maka ini hanya side projectnya, biasanya side project memang di nomor 2 kan, itu wajar.
  • Team yang sekarang terbentuk secara sukarelawan, saya tidak meragukan kemampuan team MoodMill yang sekarang, tetapi biasanya akan ada masalah seperti management waktu, komunikasi, misi dan visi, pembagian tugas, peran, dsb. (itulah kenapa saya tidak bisa join Fek, karena saya sendiri ada “kepentingan” lain.)
  • Marketing dan Promotion yang bisa dibilang tanpa budget (dan mungkin tanpa rencana?)
  • Salah satu competitornya adalah Twitter pemain dari Silicon Valley dengan modal ventura, pure big business, solid and skilled team, great marketing and promotion plan, simillar concept, etc.

Jadi kalau dibayangkan seperti David vs Goliath…

MM

Sore ini, saat sedang melihat2 MoodMill, saya berpikir bagaimana caranya MoodMill bisa mengalahkan Twitter? mengalahkan disini bukan berarti dengan mudah bisa menggantikan Twitter kemudian menjadi terkenal dan semua orang tahu dan menggunakan MoodMill (saya tahu dan sadar itu nyaris impossible dari segala hal, so please stop dreaming too high)Mengalahkan disini dalam arti mengalahkan konsepnya terlebih dahulu, Basicnya Twitter dan MoodMill konsepnya hampir sama yaitu : Micro Blogging, artinya member bisa mengetikan apa saja tentang apa yang mereka kerjakan sekarang di Twitter, dan apa yang mereka rasakan sekarang di MoodMill.

Perbedaannya adalah Twitter focus di “action” sedangkan MoodMill di “mood” jadi pertanyaan paling mudah yang perlu di pikirkan untuk memberi David ketapel sakti untuk mengalahkan Goliath adalah “Kenapa harus menggunakan MoodMill jika sudah ada Twitter?” pertanyaan yang mudah dengan jawaban yang susah.

Kemudian hal lain yang perlu diperhatikan juga adalah unsur addicted-nya, sebuah web 2.0 membutuhkan unsur “candu” yang tinggi yang bisa membuat usernya selalu ingin menggunakannya terus menerus, jadi pertanyaannya “bagaimana kita membuat unsur candu yang lebih tinggi di MM?” Kita batasi di 2 hal itu saja terlebih dahulu, jika terlalu luas bisa stress sendiri mengembangkannya.

Jadi saya berpikir tentang pengembangan konsep dari MoodMill tetapi tidak “melenceng” dari konsep basicnya yaitu Mood Management, code name-nya : Care! jika kita mencoba memahami kembali apa yang utama dibutuhkan oleh user saat mereka menggunakan MoodMill? mereka ingin meng-share kepada dunia tentang apa yang dia rasakan sekarang, lalu apakah hanya sampai disitu? tidak!

Prinsip dasar ketika orang mengunakan web 2.0 semacam komunitas adalah mereka ingin adanya komunikasi 2 arah, antara user yang 1 dengan yang lainnya (perhatikan Blog, Online Social Network dsb seperti WordPress, blogspot, friendster, myspace, facebook, twitter, pownce, dsb) nah baik di Twitter dan di MoodMill komunikasi 2 arah ini hanya sebatas komentar, dimana fungsi itu juga ada di web 2.0 yang lainnya. (biasanya orang bilang “basi”)

Karena MoodMill fokus di mood management, jadi ketika user mengekspresikan moodnya saat itu, sebenarnya mereka ingin mendapatkan feedback dari dunia, entah itu teman atau totally stranger, dimana sekarang hanya tersedia komentar, jadi akan lebih baik jika disediakan 1 modul sebut saja Care System dimana user yang lain bisa memberikan semacam icon untuk menandakan bahwa dia peduli dengan kita, icon2 itu ada yang sudah default dari MoodMill (mungkin 10 macam) yang mewakili setiap jenis Care, misalnya icon orang berpelukan , mengelus punggung, memberikan tissue, mengacungkan 2 jempol, tepuk tangan, dsb yang intinya mewakili bahwa kita peduli dengan orang lain.

Kemudian konsep itu meluas supaya lebih customize dimana tersedia sebuah slot untuk mengupload file gambar yang dapat merubah size menjadi icon sehingga icon2 Care tersebut bisa bervariasi sesuai dengan keingginan masing2 user.

Hal lain adalah si penerima Care tersebut bisa “take action” misalnya “appreciated” yang menunjukan bahwa dia senang bahwa ada orang lain yang peduli dengan masalahnya, dan dia bisa mengubah mood meter dia sendiri 1x. (mood meter sebelumnya tetap di catat, mungkin dalam shadow) itu berarti harus ada counter untuk si orang yang memberikan Care, misalnya ketika dia memberikan Care dan orang tersebut suka, maka Care Pointnya bertambah. Got it Fek?… catat yah…🙂

Konsep Care System tersebut diharapkan akan men-trigger user lebih banyak lagi karena there is something special than Twitter, dan juga men-trigger user untuk lebih aktif menggunakan MoodMill setiap saat, karena mereka ingin tahu apakah ada yang peduli dengan mereka? better concept, icnreased addicted factor!

Jadi pertanyaan “Kenapa harus menggunakan MoodMill jika sudah ada Twitter?” mungkin bisa terjawab setelah konsep ini di realisasikan. Di Twitter orang tahu dia sedang melakukan apa, so what? di MoodMill orang tahu dia sedang kenapa, we care! So here is the idea, now it’s your time to execute this Fek, goodluck! Feel free to discuss more…

ps : Selamat mencoba MoodMill, enjoy, give your feedback to Felix and spread all over the world sampaikan kepada yang lain bahwa akan ada karya anak bangsa yang akan mengguncang Silicon Valley di dunia website 2.0🙂

13 Responses to "Can MoodMill beat Twitter?"

thx di for the review and the idea😀 mudah2an bisa di realisasikan yah😀

setuju banget klo intinya ada di interaktifitas (komunikasi 2 arah) … makasih brillliant ideanya .. hopefully MM tidak terlalu di nomor dua kan :)) .. ya nggak lah .. ya nggak fec?😉

mentang2 ada kata “mood”-nya trus di review, hahaha…

bos, tulisannya coba dimasukin ke majalah aja. mayan tuh bisa dapet duit.

menurut saya, get away from twitter. jaiku yang lebih bagus fiturnya masih kalah sama twitter, karna selalu dibandingkan dengan twitter. ini seperti gimana yahoo search mengalahkan google, susah karna selalu dihubung2kan dengan google.

focus ke mood, mood, mood. moodmill is not twitter.

maju terus moodmill🙂 berlarilah hanya kalau lagi di depan. jangan mengejar, capek deee

just my 2 cents

THIS IDEA IS BRILLIANT!
Blue-print ketapel sakti untuk mengalah-kan diri sendiri (Twitter masih kejauhan) telah diberikan oleh bung Orangemood!

Sebagai pengguna Twitter dan Jaiku, tapi hanya sekali pake moodmill, ada satu hal patut dicatat. Kemudahan mengakses, itu yang utama. Sebab, saya bisa mengakses Twitter dan Jaiku dari mana saja: SMS, Messenger, MobileWeb dan Web.

Bandingkan –kalau memang ingin dibandingkan– dengan Moodmill– saya butuh 3-4 steps sebelum bisa mempost Mood saya. Buka web, login, pilih mood, post. Sedangkan pada Twitter: post.

Jika, dan hanya jika Moodmill bisa memenuhi pola ini, mungkin bisa mengalahkan Twitter, Jaiku, Pownce, dll. Layanan yang sedikit memenuhi pola itu adalah Papayanews (http://id.papayanews.com).

Saya membayangkan, akan bisa buat post di MM dengan hanya mengetik di SMS atau Messenger: m ***** saya dapat duit. Terdisplay: Excited saya dapat duit. Lima asterisks itu bisa jadi lambang mood user.

Well, sekedar 2 picis dari saya.

Irfan
http://twitter.com/irfant
http://irfant.jaiku.com
http://www.moodmill.com/citizen/irfant/

@Hendrik… hope so!

@Tony… great heard about that.

@Tukang ketik… hahaha, sebenarnya mentang2 karena foundernya teman saya…

@sirait… good points!

@irfan… there is another opportunity, sayangnya seandainya sekarang MM juga sudah bisa mobile, what the different? dan mo compete sama Twitter dan Jaiku face to face dengan concept yang similar? wah rasanya mikir2 2x dulu deh…🙂

Setelah baca posting ini aku langsung join ama Mood Mill.
Untuk ukuran cewek, desain di mood mill lucu abis.
Icon mood nya yang luthu, desain yang simple.
Kemudahan yang bisa dibilang so simple to new comer like me.
But setelah aku join dan menuliskan moodku disana, so…apa hasilnya buat aku.
Mungkin ini bisa dijadikan ajang gratis buat promosi blogku karena ada url dan terpasang di dashboard sehingga orang-orang bisa lihat.
Untuk twitter aku juga langsung join.
Ingin membedakan tapi nggak pantas rasanya untuk itu.
Well untuk twitter aku nggak bisa ngomentarin dari segi IT tapi dari desain jelas aku lebih prefer ke Moodmill which is so simple and cute desain.🙂
Ketika aku join di twitter pertama kali, agak bingung juga sie mau ngapain.
Agak susah juga untuk operasi karena memang pada dasarnya aku nggak tahu mau ngapain aku join di twitter. hehehehehe.
So..aku bangga lho ketika melihat di pojok kiri paling bawah ada bendera merah putih yang berkibar menandakan ini hasil website karya anak bangsa!
Sebenernya kita Indonesia punya potensi yang banyak dan nggak ketahuan.
Untuk Fec yang selalu disebut-sebut dalam postingan ini jangan kuatir, nggak usah minder.
Good job boy…
Kritik dari Orange Mood ini bisa buat kamu lebih maju, coz without kritik hidup and apapun yang kamu kerjakan nggak akan terasa berarti dan asik.🙂

Mood: high spirit
Karena udah gabung MoodMill, alasan gabung, karena pengen jadi saksi sejarah, saat putra Indonesia menggebrak dunia melalui MoodMill😉
Good Work MoodMill

Saran gw, kembangin juga widget utk moodmill. Jadi orang bisa pasang widget moodmill di blog/friendter/web mereka masing2.. deployment widgetnya kan bisa banyak.. Cobain yourminis.com ato clearspring.com utk deployment widgetnya.

Gw sendiri lagi coba2 juga nih ke sana.

@catur… yup, mari kita dukung product local… (product local dibidang it kayaknya harusnya bisa bersaing kok sama international…)

@evelyn… ngga cuman kritik lho…🙂

@pitra… kalau tidak salah sedang dalam proses, thanks supportnya.

udah cobain Mobitrek Indonesia? Mobile social networking berbasis WAP di http://m.mobitrek.com/ bisa blogging, forum etc etc and bisa ketemu banyak temen2 baru…

@intan…
baru tahu dan baru coba, sorry but nothing new there except user can access via wap… that’s why the main concept is very important, btw keep going and thanks for sharing.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

OrangeCategory

OrangePhotos

DSC_5739

DSC_5726

DSC_5716

More Photos
%d bloggers like this: