The Orange Network

Dokter yang baik?!

Posted on: June 26, 2007

Pagi ini saya bangun lebih pagi, dan saya mempunyai waktu sekitar 20 menit untuk menulis apa yang sedang ada dipikiran saya sekarang, seperti biasa saya bangun dari alarm handphone, cukup menggunakan vibration saja saya sudah bisa terbangun, saya memang mudah terjaga, karena dulu saya pernah insomnia akibat kebiasaan kerja yang buruk juga (shift malam), bangun, keluar kamar, langsung mengambil tempat makan Mika & Luna, turun ke lt. 1, mengambil daging yang sudah dipotong2 dan dibagi2 kedalam plastik kecil, mengambil panci yang biasa untuk merebus daging mereka, lalu membiarkan sebentar daging beku itu di rendam air biar agak lunak.  Sembari begitu, saya mencuci tempat makannya, lalu mengambil dogfood dari tempatnya, dan merebus daging, lalu membaginya menjadi 2 dicampur bersama dogfood tadi.

Lalu saya ke teras atas, bermaksud melepaskan Mika & Luna dari kandang, ada yang aneh, kenapa mereka diam saja ketika saya membuka pintu, biasanya mereka sudah tahu dan pasti menggonggong karena happy, mungkin kalau saya bisa bahasa anjing mereka kira2 berteriak “Papi… papi… ayo cepat lepaskan kami… ” (yes, that right, saya menganggap mereka adalah anak2 saya, saya sering berbincang2 dengan mereka tentang apa saja, mereka pendengar yang baik…🙂 ) tetapi kenapa hari ini begitu sunyi, bahkan ketika saya mendekat perlahan ingin mengintip seperti apa tidur mereka, ternyata kandang mereka kosong… lho lho… kemana mereka… ahhh… saya lupa tadi malam cuaca dingin dan seperti mau turun hujan, jadi saya masukan ke kandang bawah di teras bawah… fiuh leganya… akhirnya saya turun dan mengeluarkan mereka, yang langsung pipis di taman, kemudian Luna saya gendong sambil dia menggigit boneka kesayangannya, sedangkan Mika mengikuti saya dari belakang ke atas.

Kira2 seperti itulah jadwal rutinitas pagi hari saya, ada yang bertanya, apa ngga cape ngurus mereka begitu repot? kalau secara fisik terkadang cape, tetapi saya menyayangi mereka sepenuhnya, jadi semua itu ngga berasa, ada yang bilang lakukan demi cinta yah… (Jennie dan yang lainnya) Lalu kenapa hari ini bangun lebih pagi? karena saya akan mengantar pasangan saya ke dokter untuk test lab dan konsultasi lagi, semalam kita ngobrol dan memutuskan tidak perlu rawat inap, karena sebenarnya Tatha hanya perlu istirahat total, hal lain yang menjadi pertimbangan adalah rawat inap biayanya yang mahal, untuk 2 hari setelah bertanya kepada teman yang lain yang pernah rawat inap di Graha Medika habis biaya sekitar 7,5 juta. (mahal yah…)

Kebetulan juga keluarga Tatha datang, jadi rencananya dia akan tinggal di rumah kakaknya bersama ayah & ibunya yang bisa merawat dia dengan baik. Lalu apa hubungannya dengan judul diatas? maaf pembukaanya jadi panjang lebar…🙂 Jadi karena kejadian seperti ini lah saya sering bertemu dengan dokter, dari dulu juga sudah kepikiran, dan sedikit mengambil kesimpulan seperti ini “Dokter di Jakarta itu yang baik jarang, mungkin hanya 3 dari 10 dokter… ” anda setuju atau tidak? kenapa saya bisa berpendapat seperti itu? setiap dokter yang saya temui, dari dulu, baik dokter manusia maupun dokter hewan, hanya 1 / 2 dokter yang bisa memberikan informasi yang baik, jelas dan lengkap, itupun karena saya biasanya yang bawel nanya ini itu…

Seorang dokter idealnya memberikan informasi yang jelas, baik dan lengkap kepada pasien dan keluarganya, karena kita sebagai pasien / keluarga sedang kebingungan apa yang terjadi dalam diri kita, kalau memang sakitnya cuman pusing misalnya, minimal diberi penjelasan kenapa? pencegahannya apa? penyebabnya apa? pengobatannya bagaimana? apa yang boleh dilakukan? apa yang tidak boleh dilakukan? dsb. Saya sering melihat dokter hanya memeriksa sambil diam, lalu menulis sambil diam, dan memberikan resep sambil diam, dan berkata “sudah selesai…”

Omigod… let’s us know what, why & how… etc. Tidak semua dokter seperti itu, dan biasanya itulah yang menyebabkan dokter menjadi dokter langganan, seperti dokter gigi saya di Villa Melati Mas BSD, meski jauh, saya selalu kesana setiap ada masalah dengan gigi saya, kenapa? dia memberikan pelayanan no 1, dia menjelaskan detilsnya kenapa, bagaimana pencegahannya, bagaimana pengobatannya, apa yang akan terjadi nanti, bagaimana proses penyembuhannya, apa yang akan dia lakukan, dsb.

Komunikasi seperti itulah yang kita butuhkan, padahal yah, kalau dokter itu tidak terlalu pintar dalam hal ilmu, selama dia bisa berkomunikasi dengan baik kepada pasiennya, saya yakin dokter itu akan lebih laku dibanding dengan dokter yang jago secara ilmu tetapi tidak bisa berkomunikasi dan hanya bisa berkata “sudah selesai…”

Well, waktu saya habis, sehat itu murah, sakit itu mahal… have a nice day, take care your health.🙂

7 Responses to "Dokter yang baik?!"

3 dari 10 dokter? Hmm saya tak tahu pasti….tapi saya akan pindah dokter jika dokternya tak mau diajak diskusi. Kadang mungkin mereka berpikir bahwa pasien kan nggak sekolah kedokteran, mereka lupa pasien berhak diberi tahu, dan langkah apa yang akan dia lakukan untuk menyembuhkan penyakit pasien.

Kami punya langganan dokter gigi, dokter kandungan,dokter spesialis penyakit dalam, sedang kalau sakit sekedar flu dan lain-lain, kami sekeluarga cukup ke dokter yang praktek di klinik dekat rumah…dokternya masih muda dan enak diajak diskusi.

Bahkan kami sekeluarga kalau sakit sering ke praktek dokter spesialis di RS Fatmawati. Pasti bertanya…kok di rumah sakit pemerintah? Padahal saya bisa diskusi dengan mereka, kalau ada apa-apa bisa langsung dirawat…bayangkan saat anak saya terserang demam berdarah, dirawat 8 hari di kelas super VIP, biayanya sekitar Rp.9 juta…padahal kalau dirumah sakit swasta hal yang sama bisa mencapai Rp.25 juta. Itupun makanannya enak, boleh memilih diantara 4 (empat) menu yang ditawarkan, dokter dan perawatnya ramah, bahkan hari Minggu pun ada dokter yang nengoki anak saya.

Jadi kembali pada komentar Orangemood, dokter zaman sekarang nggak bisa seperti dulu lagi, mereka pelayan masyarakat, siap menolong, dan harus memberitahu langkah apa yang akan dilakukan, penyakit apa yang diderita pasien, apa risikonya dsb nya.

Bole tau dr gigi baik yg d vmm itu siapa namanya ? Krn lg cari2 jg ni.. Tks y.

coba aja dateng ke klinik sinar budi di ruko golden boulevard G1/19 bsd, tlp. 021-53160997 sebelah kantor pemasaran bsd yg ada pom bensin petronas. disana tarifnya dibawah 100 ribu dan dokter2nya ramah serta alatnya canggih

nama dokter nya sapa ya?

thanks

hi, tlg kasih rekomendasi ttg dokter spesialis ortho didaerah serpong-bsd, saya berniat pasang kawat gigi. thanks ya…

maaf saya tidak tahu untuk dokter ortho, tapi kalau Dental clinic ada beberapa, untuk dokter gigi langganan saya di Villa Melati Blok C, namanya dokter Theresia baik dan teliti… dan super antri…🙂

Mungkin bole minta no telp dokter nya yang bisa dihubungin?

thanks

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

OrangeCategory

OrangePhotos

DSC_5739

DSC_5726

DSC_5716

More Photos
%d bloggers like this: