The Orange Network

Wow Singapore!

Posted on: January 17, 2007

Halo, sekarang saya sudah ada di Jakarta lagi, kemaren pesawat mendarat di bandara Soekarno Hatta on time jam 3, hanya saja saat pengambilan bagasi lama sekali, dikarenakan pesawat Air Asia tidak memakai pengumuman dari pusat yang menggunakan speaker, mereka hanya menaro petugas yang memberi tahu ada di gate berapa bagasi kita, dan karena kita jalannya cepet n cuek, jadilah ga tau ternyata bagasi kita di gate 1 :)Pengalaman pertama ke SG bener2 seperti love at first sight, mungkin karena saya kesana saat suasana natal, jadi di sepanjang Orchard sudah di pasang christmas light dimana2 + pohon natal yang raksasa di setiap depan mall.

Begitu sampai di Harbrourfrount Fery Terminal, kita langsung jalan2 di Harbrourfrount Mall yang nyambung juga ke Vivo City Mall, mall disana rata2 nyambung ke mall sebelah kiri, kanan dan seberang, jadi masuk dari mall ujung 1 bisa keluar ke mall ujung lainnya, makanya kaki rasanya mo patah, apalagi kalo perginya ma ce yang gila shoping, padahal kalo di pikir2 1 mall dan mall lain juga barang hampir sama, yah namanya juga ce.

Habis itu kita ke hotel di Kovan naik mrt, setelah lihat map stasiun mrt, kovan itu terletak di pinggiran kota. Untuk naik mrt sangat mudah, kita hanya perlu membeli tiket di mesin automatis, caranya tinggal pencet di layar titik stasium mrt yang kita tuju, nanti tertera harga, dan kalo mau beli lebih dari 1 tiket pencet aja more tiket, dan pilih nominalnya, terus kita masukin duit, bisa pecahan kertas S$ 2 atau logam, S$ 1, 0,5 dan 0,2 (50 cent dan 20 cent) nanti dari bawah keluar kartu, buat masuk gatenya pake kartu lewat sensor, terus turun ke trainsnya, dan pilih jalur disana ada petunjuknya jelas trains ini mo kemana dan kemana, biasanya ada 2 trains, kalo di stasiun perempatan / interchange, biasa beda lantai trainsnya jadi bisa ada 4 trains.

Kita masuk trains, dahulukan penumpang yang keluar, kalo trains daerah pinggiran biasa sepi jadi dapet tempat duduk, dalamnya bersih, aman, dan nyaman kok. nanti setelah keluar jangan lupa kembalikan tiket buat ngambil deposit per tiket S$ 1

Sampe di Kovan, kita cari hotel One Florence Close yang udah kita booking dari internet via email, ngga jauh dari stasiun mrt +- 500 M ketemu deh, tapi kita agak kecewa karena ternyata itu rumah yang disulap jadi hotel, bahkan rumahnya termasuk rumah kuno, maklum daerah kovan dan sewanya S$ 58 + deposit S$ 50 yang bisa di ambil pas check out, tapi kalo soal kamar dan kamar mandi dan perlengkapan seh higienis dan standar kelas hotel middle. (air hangat, kamar mandi share, tv di kamar, ac, toaster, pemasak air panas, kopi, teh, gula, dsb)

Di Kovan kita makan wanton mie + pork, mantep banget deh dengan harga cuman S$ 3, oh ya kalo disana itu makan fast food mahal sekitar S$6-8 , kalo makan biasa S$ 1.2 – 4 dah enak dan kenyang. abis itu kita ke China Town, ada mall ada tenda2 juga, dan makanan banyak, terus langsung ke Orchard karena ga sabar lihat xmass tree n lightnya.

Orchard bener2 surganya wanita deh, mall ga ada abisnya, dari Tang, Takashimaya, Shaw House, Wisma Atria, Ngee Ann City, Paragon sampe yang lain lupa namanya apa aja semua nyambung, buat co2 mendingan kalo cenya udah mau kesana pisah aja, daripada ntar kakinya patah. Ow ya disana juga ada House of Condom, di Lucky Plaza, kalo yang mau beli sex toys / condom aneh2 ada deh, tapi ga tau bisa lewat ngga di imigrasi Indonesia.

Besok paginya ke Sentosa, ini wajib buat turis, karena disana ada Merlion, sama musical magical fountain (air muncrat pake musik dan laser + api2) bener2 deh pas lihat itu wow banget (terkagum2) disana juga ada cable car, sky ridge kek kereta gantung2 gitu, terus ada ludge / tobogan kek kereta kita naik turun ke bawah ada jalannya. Terus ada Carlsberg Sky tower kita bisa nikmati makan dan carlsberg di tower dengan ketinggian sekitar 50 lantai, atau kalo mo ke pantai juga bisa.

Terus balik lagi ke Orchard karena kita pindah ke Lucky Plaza biar lebih rame, naik bus double decker atap terbuka keliling orchard lihat lampu2 natal dan pohon natal gratis untuk tourist. terus besoknya cobain ke Little India, Mustafa Center mall 24 jam semua barang ada disana dan murah2 dan ke Espalanade dan Merlion park (singa mermaidnya ternyata ada 3) ada juga ke City hall, ke Chijmes dan Raffles Hotel.

Begitulah kira2 jalan2 nya, sangat menyenangkan, karena disana bener2 nyaman (aman dan bersih) mengenai barang2 sebenernya harganya sama aja, kadang lebih mahal / murah 50 – 100k untuk baju2, elektronik, tapi buat orang sana berarti lebih murah banyak. Kalo merk2 Giordano, Bossini, Hangten disana banyak diskon yang model2 kaos biasa sekitar S$ 6 – 13 jadi lebih murah daripada di Indo.

Ini beberapa kesan yang ada setelah jalan2 ke Singapore :

Negatif

-tempat makan middle down jarang yang ada tissue dan wastafel.

-ngga ada barang bajakan kek dvd movie, game, program, dsb.

Positif

-Nyaman (aman, bersih, friendly people, dsb)

-Lalu lintas teratur meski macet, ngga ada mobil yang memotong garis, buat motor jadi ngga ada macet.

-Public transportation kek bus / mrt teratur dan nyaman, jadi kemana2 gampang dan ngga perlu banget mobil pribadi.

-Petunjuk arah jelas.

-Pemandangan buat cowo2 (hot pant, tank top, harajuku style, korean style) dimana2.

-India, Bule, Chinese ngga rasis2.

-Camera Security dimana2.

-Eskalator panjang2 / tinggi2 dan lebih cepat dibanding di Indo.

-Orang2nya lebih pro dalam melakukan jobnya. Setidaknya mereka berusaha untuk menjadi pro dibidang apapun.

-Lebih modern dari segi technology, katanya 2007-2009 singapore wifi gratis.

Begitulah kira2 kesannya, kalo pesan :

-Tempat yang harus di datengin, Sentosa lihat merlion, magical fountain, skyride, cable car, calsberg tower. terus ke Orchard, China Town, City Hall, Espalanade, Merlion Park, Boat Quay laennya terserah selera.

-Nginepnya di Lucky Plasa cukup murah dan enak S$ 50 per room per nite bisa di isi 4 orang deh, lokasi di Orchard.

-Bawa tissue sendiri kemana2.

-Jangan malu buat bertanya karena orangnya ramah2 termasuk orang india nya.

-Kemana2 naek mrt lebih cepet dan nyaman dan murah dibanding taksi. (taksi sekali naik S$ per 1 km 2.5)

-3 malam cukup rasanya.

-Jangan makan fast food, mahal dan biasa.

-Jangan buang sampah, nyebrang, meludah sembarangan karena banyak kamera ntar kena denda.

ok deh, happy traveling. ntar g mo bagi2 pengalaman deh ke singapore lewat batam, g sendiri awalnya baca dari blognya orang, dan ternyata bener gampang.🙂 *ow ya untuk foto2 beberapa ada di gallery.

1 Response to "Wow Singapore!"

Betul tuh singapura memang tertata dari sejak dari filosofi / konsep membangunya gak kaya jakarta yg tunggang langang bahkan airpun ikut macet dan banjir! Aku sering ke Singapura katena ada kontrak kerja 1 Th ama kawan disana Cuma untuk tempat produksinya tetap lebih murah dari Batam,
Tip Saya Kalo ke singapura Jangan lupa / wajib/ harus pakai sepatu kebesaranbangsa Singa yaitu Sandal Jepit! Dan ini yg asik Bawa aja Speda dari Batam (bisa pinjem punyaku) cuma membayar Rp 10.000 (pulangya kena S$ 5) tapi menghemat banyak waktu, bisa dipakai di seluruh Singapura tapi tak boleh dibawa masuk MRT laa haha.. kalo parkir di sembarang pagar dan di kunci ke pagar(orang sing biasanya gitu,)
Selamat Menikmati Meluncur ke semua tempat tanpa hambatan karena Singapura is Fully Accesible hampir tanpa undak2an jadi bisa jalan di Trotoar karena bahaya juga jalan di jalan raya iih(tapi harap dengan amat sopan utamakan pedestrian dan jika sungkan karena banyak pejalan kaki (spt di Orchard) dituntun aja

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

OrangeCategory

OrangePhotos

DSC_5739

DSC_5726

DSC_5716

More Photos
%d bloggers like this: