The Orange Network

Thanks to my family & lovely…

Posted on: January 17, 2007

Saat ini saya sedang mengalami masa tersulit dalam hidup saya selama 25 tahun, setiap manusia pasti pernah mengalami masa-masa sulit, begitu juga dengan saya tentu saja tapi saya masih sangat beruntung memiliki keluarga yang selalu menolong/mendukung saya dengan berbagai bentuk kasih mereka.

Kalo di flash back saya jadi ingat ketika saya harus mengganti sepeda motor teman kost saya karena saya meminjam untuk mengantarkan teman pria dan motor tersebut dicuri ketika saya pulang karena parkir di depan kost teman, beberapa malam itu saya tidak bisa tidur karena memikirikan bagaimana saya bicara dengan keluarga say, meski akhirnya saya berbicara dan hasilnya di luar dugaan saya, saya berpikir saya pasti habis kena marah oleh keluarga saya, karena memang keluarga saya keluarga yang biasa saja dalam hal materi, tapi ternyata mereka tidak marah sama sekali, dan hanya memberi nasihat supaya lebih berhati-hati lain kali.

Atau masa sulit lainnya ketika saya kehilangan ayah saya yang 2 tahun kemudian menyusul ibu saya, papa seorang pekerja keras, dan karena papa terlalu workaholic sering melupakan istirahat / makan, dan menyebabkan terkena radang usus / kanker usus saya tidak tahu pastinya. Saya tidak bisa menangis ketika papa pergi meninggalkan kami sekeluarga, hanya merasakan hampa, kehilangan dan tidak percaya. Lalu karena cintanya yang begitu besar terhadap papa, mama juga merasakan kehilangan yang begitu besar seolah setengah jiwanya telah pergi, itu menyebabkan semangat hidupnya menurun dan karena mama juga ada penyakit diabetes, akhirnya mama pergi menyusul papa.

Saat itu saya menangis tanpa suara dan tidak  bisa berhenti, saya seorang anak laki-laki yang keras biasanya, tapi entah kenapa saat itu air mata saya seolah tidak terkontrol dan terus menangis. Saat itu juga saya merasakan kehilangan yang amat besar yang tidak akan pernah tergantikan/terlupakan seumur hidup saya. Dan saya merasa takut, karena kelak saya akan merasakan lagi kehilangan orang-orang yang saya cintai.

Kehilangan orang yang kita cintai amatlah menyakitkan… *kata sedih saja belum cukup untuk menggambarkannya. begitu juga ketika saya kehilangan cinta pertama saya yang sudah bersama selama 6 tahun 9 bulan. meskipun belum sebanding dengan orang tua saya, tetapi karena saya tidak mempunyai orang tua lagi, dialah orang terdekat saya saat itu. sekali lagi saya merasa sedih.

Beberapa minggu ini, saya sedang dipusingkan dengan 1 masalah yang membuat saya tidak tenang melakukan aktivitas sehari-hari karena masalahnya masih tidak jelas penyelesaiannya. Saya merasa kecewa, saya merasa bodoh, saya merasa dipermainkan/ditipu dsb. Saya menghabiskan waktu, energi, pikiran, usaha, dan uang meski dalam jumlah kecil secara sia-sia selama 1 tahun terakhir.

Saya mengerti saya hanyalah orang kecil, saya orang yang simple, tidak suka macam-macam, tidak suka mencari masalah/keributan, saya tidak suka mengganggu orang lain, saya juga termasuk orang yang cuek ke orang lain selama orang lain tersebut tidak mengganggu saya, saya berusaha sebisa mungkin untuk menjadi orang yang baik, karena saya tahu, hal itulah yang bisa saya lakukan saat ini, berusaha menjadi orang yang baik.

Sometimes bad things happen to good people… saya sering mendengar itu, dan saya merasa itu benar, dari pengalaman-pengalam pribadi tentu saja. Orang tua saya orang baik, tidak ada musuh, mempunyai banyak relasi dan suka menolong orang lain, tetapi mereka meninggal karena sakit. Saya cukup setia ke kekasih pertama saya, tetapi dia meninggalkan saya, Saya percaya ke beberapa teman, tetapi mereka menghianati saya, Saya percaya ke patner saya, tetapi dia berubah sifat. Saya tidak tahu lagi, apakah saya bisa percaya lagi ke orang lain.

Saat ini saya hanya percaya kepada 2 hal, 1 Tuhan dan 2 Keluarga saya. Saya percaya Tuhan sedang mempersiapkan rencana yang baik untuk saya, meskipun saya belum tahu kenapa harus begini caranya. Dan saya percaya keluarga saya adalah yang terbaik buat saya, karena kapankun ketika saya datang ke mereka, mereka selalu terbuka, dan mengerti saya, dan berbuat yang terbaik untuk saya. Terima kasih Tuhan karena sudah memberikan saya keluarga yang begitu baik. Semoga saya dapat melewati masa sulit ini, dan segera bangkit menjalani segalanya dengan lebih baik. Terima kasih ci Dewi dan ko Djaya, ci Yuli dan ko Hahan, ko Romy, Tatha *my girlfriend atas nasihat, dukungan, semangat, support yang selalu ada buat saya. Saya akan selalu mengingatnya, dan saya akan membalas kebaikan kalian saat saya sudah bisa membalasnya nanti. Terima Kasih.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

OrangeCategory

OrangePhotos

DSC_5739

DSC_5726

DSC_5716

More Photos
%d bloggers like this: