The Orange Network

“Ngapain aja sekarang?”

Posted on: January 17, 2007

Sudah 1 bulanan saya ngga nulis apa2 di sini, lantaran koneksi internet yang kacau di rumah, saya males mengelus2 mouse kesayangan saya. hari ini mumpung internet lagi ok, dan saya ada hasrat berceloteh saya coba menulis apa yang ada di pikiran saya sekarang. enjoy my writing.

“Halo apa kabar? Ngapain aja sekarang?” beberapa temen menyapa lewat Yahoo Mesengger yang sesekali di awali / di akhiri dengan Buzz! wah saya beruntung masih ada yang menyapa meski lewat virtual, mereka menanyakan kabar saya, dan sebaliknya, beberapa diantaranya dari teman satu kantor terakhir.

 

Ada yang sudah bekerja kembali tetap menjadi programmer di sebuah universitas, ada yang pulang kampung dulu terus balik lagi ke Jakarta karena ada panggilan iview dan lolos menjadi team marketing software CRM / ERP, ada yang memang dari sejak berhenti langsung dapet kerjaan jadi designer 2 orang, ada juga yang sudah dapet kerjaan sebagai programer tapi berhenti 1 bulan karena katanya lingkungannya tidak enak seperti waktu dulu, ada yang menerima project2 sendiri membuat software house, dan designer.

 

Lalu saya sendiri gimana? masih mencari yang tepat, beberapa kali saya interview tapi belum cocok terutama soal sallary dan jenjang karir di perusahaan tersebut, terakhir saya sudah masuk ke final step, dan perusahaannya cukup menyenangkan untuk saya karena bergerak di bidang online, hanya saja final decission mungkin dalam minggu2 ini karena Managing Directornya sudah pulang ke kantor utamanya di Singapore, jadi Country Manager yang baru menginterview saya di sesi ke 2 itu harus memberi tahu dia terlebih dahulu untuk memutuskan saya bisa bergabung atau tidak. Semoga nanti saya mendapatkan kabar yang bagus dan semoga bisa berkarir dengan baik.

 

Sejak proses pencarian kerja yang cukup sulit, karena ini pertama kalinya saya ada tenggang waktu jobless sekitar 2 bulan, karena sejak saya kuliah semester 5 saya sudah mendapat pekerjaan, dan 3 pekerjaan berikutnya saya dapat tanpa ada jeda waktu free. Saya merasa cukup sulit karena banyak pertimbangan dari saya sendiri juga sih, seperti misalnya saya sedikit lebih focus memilih pekerjaan front end seperti Marketing Manager yang kebanyakan akan bertemu dengan banyak orang dari berbagai bidang dan posisi.

 

Lalu pertimbangan lain adalah perusahaan yang cukup jelas masa depannya, meski saya tahu kita tidak bisa mempridiksi 100%, kemudian lingkungan kerja yang sehat, dan jadwal kerja yang sehat pula, serta saya masih tertarik di bidang online bussiness.

 

Apakah saya tidak tertarik menjalankan bussiness sendiri? tentu saja tertarik, dan sudah 2-3 kali sejak saya kuliah saya mencoba bisnis sampingan sendiri yang sangat kecil2an, seperti misalnya waktu kuliah saya menerima merakit komputer, karena kebetulan saya mempunyai banyak teman yang ingin membeli komputer baru, saya masih ingat saya bisa mendapatkan untung sekitar 200-300k per 1 set komputer karena saya ada 1 toko langganan dimana yang punyanya begitu baik dan memberikan saya harga distributor + bisa hutang beberapa bulan sebenernya.

 

Lalu saat saya bekerja di perusahaan ke 3, saya mencoba membuka kantin bubur ayam, cakwe dan pancake variasi, cukup bagus sayangnya sangat melelahkan karena saat itu saya bekerja shift kadang malam – pagi jadi stamina terkuras habis dan saya tidak sanggup mengontrol bisnis saya, jadi saya putuskan tutup setelah 4 bulan. Lalu saya pernah berdagang kaos game DotA karena kebetulan ketemu teman yang mempunyai seni menggambar yang bagus, 100 kaos pertama habis dalam hitungan minggu, dan berikutnya? sepi, mungkin karena ada kesalahan cetak dan bosan dari membernya sendiri.

 

Lalu saya pernah mendapatkan kesempatan bermain di bisnis besar senilai M, hanya saja soal modal awal tidak jelas dan berubah di pertengahan dan akhir, dan investor dari bisnis itu sendiri tiba-tiba menghentikan dana dengan alasan yang tidak jelas, padahal belum sampai pada nilai yang dia janjikan untuk mendukung bisnis itu.

 

Sekarang bisnis yang sedang berjalan adalah Juice Corner, saya menyewa tempat di kantin kecil, dan membuka stand juice, cukup rame awalnya, namun akhir2 ini turun cukup banyak, mungkin karena faktor dari kantin itu sendiri yang menaikan harga makanan pokok yang menurut saya sendiri strategy yang salah karena makanan di kantin itu tidak tergolong enak, jadilah Juice Corner saya kena imbasnya karena pengunjung berkurang.

 

Bisnis lain? ada beberapa yang saya ingin coba, sayangnya masalah klasik yaitu dana, ada pepatah “umpan kecil dapat ikan kecil, umpan besar dapat ikan besar” itu nampaknya benar dalam beberapa bidang bisnis, jika modal kita kecil, kita hanya bisa memainkan bisnis2 kecil yang hasilnya juga kecil, atau mungkin mati karena kalah modal dengan pesaing.

 

Kalo ada orang yang bilang punya bisnis sendiri itu lebih enak, santai, dsb mungkin orang itu belum pernah mencoba sendiri, karena sepengalaman saya mempunyai bisnis sendiri jauh lebih pusing, repot, cape dan kita harus bekerja jauh lebih keras karena hidup mati kita disana.

 

to be continued…

 

Wah hari ini jadi hari yang indah bagi saya deh, barusan dapet kabar yang saya tunggu2, nanti saya tulis di blog lain saja deh, karena yang ini sudah panjang. Kembali bicara soal bisnis, saat memutuskan kita akan terjun ke dalam suatu bisnis entah itu kecil atau besar, kita lebih baik memikirkan bahwa kita akan jauh lebih bekerja keras dan lebih beresiko kehilangan apa yang kita pertaruhkan dalam bisnis tersebut. Kita tidak bisa memprediksi 100% atau bahkan 80% bahwa keputusan yang kita ambil untuk menjalani suatu bisnis itu tepat dan pasti menguntungkan, karena memang kenyataannya adalah berhasil atau tidak tergantung dari berbagai faktor seperti keuletan, modal, model bisnis, market, competitor, keunggulan bisnis kita, dan masih banyak lainnya.

 

Kita tidak menyebutkan bisnis A pasti berhasil atau sebaliknya gagal, karena keadaan untuk bisnis yang sama sekalipun bisa berbeda. Contohnya seperti bisnis warnet & game center banyak sekali yang gagal dan tutup, tapi beberapa diantaranya malah survive dan menambah cabang bahkan dengan investasi yang tergolong besar. Kalo mereka berani mempertaruhkan uang mereka dalam jumlah besar, apakah mereka berpikir bisnis warnet dan game center itu merugikan? tentu tidak, same business, different factor!

 

Jadi apakah saya tidak akan mencoba berbisnis lagi? pasti saya akan kembali berbisnis, tapi tidak dalam waktu dekat ini, karena saya harus mengumpulkan modal terlebih dahulu, kemudian mencari pengalaman dan wawasan supaya saya jauh jauh lebih matang lagi. oh ya bicara modal, sebenernya ada teman yang memang baik mau dan menawarkan bekerja sama, hanya saja saya type orang yang sungkan dalam hal merepotkan orang lain, begitu juga dengan keluarga saya, kakak-kakak saya cukup sukses dan baik hati menawarkan bantuan, tapi sekali lagi saya masih ingin mencoba bertahan dengan segenap kemampuan, kekuatan, usaha dan perjuangan dari diri sendiri dulu sampai saya benar-benar menyerah. Keras kepala yah?!

 

ok ada beberapa hal yang harus saya lakukan sekarang, nanti malam saya akan menulis lagi untuk memberitahukan tentang hal baik yang baru saya terima, thanks God for this beautiful day!

1 Response to "“Ngapain aja sekarang?”"

Hi !
pengen sedikit berbagi cerita nie
aku baru aja buka warung/kantin bubur ayam, ( da 2 hari ) burjo ketan hitam plus beberapa jajan pasar. Ide awal si aku trus ngajak sedokur kita jadi betigaan, gile bener kita semua kerja rangkap ya bag. produksi, cuci2 ama ngejual.
Aku sendiri sih lebih banyak bantuiin pagi ( mulai jam 03 dini hari ampe jam 7.30 disambung malam bagian bersih 2 perabotan ).
Bisnis ini sambilan, yang sekarang aku alamin masih sedikit pening karena kurang tidur. Aku siang jadi pegawe kroco kebetulan cari – cari info utk bisa jualan dikantin kantor.
Berawal dari jualan kue kecil yang aku pasarin diruangan, dengan modal kecil ( kurang lebih 50 rb ) untungnya ya lumayan bisa untuk ongkos bajai pp .
awal mula timbul pikiran pengen bisnis mungkin karena terdesak kondisi finance yg ngepas ditambah masukan dari tulisan 2 seputar manajemen bisnis plus kisah sukses org 2 yg terjun di bisnis jadi aja timbul tekat .
Badan ampe pada sakit gak jarang kepala rada eror and waktu baca ga ada. Tapi ini semua jadi memacu aku untuk time management semaksimal mungkin.
ok ! salut selamat berjibaku dan welcome to the business land

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

OrangeCategory

OrangePhotos

DSC_5739

DSC_5726

DSC_5716

More Photos
%d bloggers like this: