The Orange Network

Archive for January 2007

Semalam udah kek Thunder Strom, saya terbangun sekitar jam 3 lebih 45 menit karena suara “DUARRR!!!” yang sangat keras, ternyata berasal dari petir dan saat itu hujan sangat lebat suaranya, dan saya sempat menyalakan ac kembali karena entah kenapa ac bisa mati sendiri jadi agak2 gerah, lalu saya mencoba untuk tidur lagi karena besok pagi harus bekerja, meski suara “DUARRR!!!” masih bersahut2an.

Paginya sebelum alarm saya berbunyi saya mematikannya dan saya lihat jam 07.14, saya keluar dan sudah bersiap2 untuk mandi, tapi saya bertemu beberapa teman saya di teras atas lantai 2 *kamar saya di lantai 2. sedang melihat2 keluar dan mengatakan banjir, saya coba lihat dan ternyata benar, jalan komplek perumahan Green Ville banjir setinggi paha orang dewasa, mungkin kalo saya sampai bawah pinggang.Dan semalam sempat mati lampu sekitar 1 jam, ternyata itu yang menyebabkan ac saya mati.

Tentu saja hal itu sedikit mengesalkan, tapi itu diluar kontrol kita, saya tetap mandi dan bersiap2, dan mencoba telepon taxi untuk datang meski saya tahu kemungkinannya sangat kecil mereka mau, dan ternyata memang tidak ada yang mau sampai saat ini. Lalu saya menelepon beberapa teman kantor menanyakan apakah mereka bernasib sama seperti saya, ternyata mereka beruntung daerahnya tidak banjir. Namun ada 1 orang yang tinggalnya masih dalam wilayah yang sama dia juga terjebak banjir.

Pukul 08.30 saya menelepon ke kantor untuk berbicara dengan atasan saya dan minta ijin, dan saya mengambil beberapa gambar dari digicam saya, sampai detik ini pun air belum surut dan hanya berbeda sangat sedikit dari tadi pagi, entah kenapa pompa air yang biasanya mencegah banjir di daerah kami hari ini tidak berjalan dan membuat banjir parah seperti ini. Oh ya saat mengambil gambar ada mobil yang nekat menerjang, tapi 3 menit setelah foto itu diambil mobil tersebut mogok…

Banjir

Mobil Nekat, Mogok Deh…

Saya merasa sangat tidak enak ke orang2 kantor karena saya sendiri karyawan baru yang baru masuk hari selasa kemarin. 😦 Dan katanya hari ini ada meeting yang harusnya melibatkan saya, jadi diwakilkan orang lain. Yah this is out of our controll, what should I do?

Kalo terjang jalan mungkin bisa sekitar 15 menit jarak dari rumah ke pintu keluar kompleks, tapi saya harus membawa laptop dan pakain ganti, termasuk pakaian dalamnya, saya sempat memikirkannya, tapi di gedung kantor baru itu nampaknya tidak ada kamar untuk mandi. Tentu saja saya harus mandi lagi jika saya menerjang banjir itu atau saya akan gatal2 seharian, apalagi saya memang agak2 sensitif dengan hal2 yang kotor2.

Semoga air cepat surut, meski sudah terlambat untuk ke kantor, dan semoga besok2 tidak terjadi hal2 seperti ini lagi. 😦

Advertisements

Entah kenapa beberapa hari ini rasanya energy tersita habis, terutama saat pulang kerja, mungkin karena kerjaannya yang memang masih banyak membutuhkan pikiran extra. Pagi2 saya bangun jam 07.15 *tapi mulai besok jam 07.20 deh 🙂 langsung mandi dan pergi jam 08.00 kurang 5 an, perjalanan pagi paling butuh waktu 25 – 30 menit, kalo pulang nah ini agak2 macet, rasanya sekitar 30-45 menit deh.

Yang berasa banget itu entah kenapa setiap pulang rasanya laper banget, jadi biasanya saya jemput pacar dulu, terus ajak ke rumah makan / langsung makan di luar, habis itu istirahat bentar terus mandi. Ngga lama santai2 eh mulai deh rasa ngantuk menyerang sekitar jam 09.30 an malam, padahal biasanya jam 2 malam saya masih segar bugar, tapi bagus seh jadi saya bisa mengembalikan jadwal tidur saya dan mengurangi insomnia yang sempat parah. Cuman masalahnya agak2 kasihan sama pacar aja karena biasanya nemenin ini itu, sekarang biasanya saya tinggal tidur2an :p

Gara2 itu pula saya jadi rajin minum extra vitamin ester C kalo siang dan malam minum minyak ikan, yah memang bekerja itu capai, paling buat ngurangin capenya ya mikirin aja akhir bulan ada duit masuk rekening. 🙂 selamat malam!

Hari ini hari pertama g masuk kerja di kantor baru, begitu datang langsung ke lantai 2 karena memang sebelumnya sudah di beritahu bahwa kantornya akan pindah ke ruangan baru, ternyata di lantai 2 ada 2 staff baru juga yang sudah datang dan menunggu karena pintunya belum dibuka, ternyata staff yang lama belum hadir semua.

Sedikit chit chat dengan staff baru juga, Agnes dan Ririn itu nickname mereka, mereka cukup friendly, jadi ngga terlalu kaku suasananya. Ngga lama atasan kami datang, dan begitu juga staff yang lain, lalu kita masuk dan langsung duduk di meja yang sudah ditentukan, it’s good, karena saya memang ngga terlalu pemilih dalam urusan meja / posisi.

Lalu kami di beri equipment untuk menunjang kerja kami seperti meja dengan line telepon sendiri, laptop, notes, pen, dsb. Lalu kita ada briefing semacam masa orientasi, cukup melelahkan karena berlangsung seharian, tapi menarik karena dengan itu saya bisa melihat sedikit tentang system yang sedang berjalan, dan memikirkan bagaimana saya akan menjalani pekerjaan saya supaya bisa berjalan dengan baik dan maksimal.

So far so good, karena memang saya merasa pekerjaan ini cukup menantang, terus terang saya juga tahu dan merasa ini tidak mudah, tapi bisa dilakukan oleh saya dan yang lain dengan baik, mungkin akan ada sedikit penyesuaian di awal2 namun tidak terlalu lama karena background experience saya sebelumnya kebetulan tidak jauh berbeda.

Hal lain yang cukup menyenangkan, saya akan di training ke luar negeri, meski jadwal awalnya ke Singapore, namun nampaknya saya jadinya pergi Bangkok, secara pribadi saya lebih suka Singapore karena saya sudah pernah kesana dan sedikit tahu situasi disana yang comfort, friendly dan aman banget, tapi saya juga happy bisa ke Bangkok karena saya belum pernah kesana, jadi bisa menambah pengalaman lebih lagi.

New Laptop

Oh ya saya juga sedikit beruntung dibanding yang lain, karena saya mendapatkan a fresh new laptop :p entah kenapa hanya laptop saya yang paling canggih dan model terbaru bahkan dibanding dengan laptop atasan saya. how lucky am I, rite?! 🙂 tentu saja itu membuat saya lebih semangat dalam bekerja nanti dan semoga bisa sukses.

ok enough the chit chat, i want to sleep now, goodnight all…

Barusan selesai nonton dvd The Illusionist, film yang di bintangi Edward Norton, Jessica Biel and Paul Giamatti ini cukup menarik menurut saya, bukan karena trick2 sulapnya yang jelas2 kita tahu itu effect komputer, tapi karena kecerdikan si Herr Eisenheim “The Illusionist” yang menciptakan sebuah “ilusi” untuk merebut kembali cintanya yang sempat terpisah beberapa tahun.

Berawal dari seorang bocah anak dari tukang kayu pembuat furniture para bangsawan yang berjumpa seorang sulap di tengah jalan, sejak pertemuan yang mengagumkan dengan pesulap itulah dia bertekad ingin menjadi pesulap yang handal, belajar dari sulap2 kecil seperti kartu, membawa telur dengan tongkat kecil sebesar sumpit ditengah tanpa jatuh, dan itu membuat Sophie yang saat itu sedang berkuda di tengah kota melihat dan terkagum2 sejak pandangan pertama, mereka bertemu, berkenalan, dan berteman sejak saat itu sampai mereka dewasa dan harus dipisahkan karena mereka berasal dari dunia yang berbeda, bangsawan dan budak.

Ada suatu kejadian saat malam mereka bertemu di rumah rahasia di hutan dan dicari-cari oleh penjaga putri Sophie, Sophie mengatakan “Make us dissapear please!” namun tentu saja Eisenheim tidak bisa dan tertangkap lalu dipisahkan dengan paksa. Dari sana Eisenheim bertekad untuk belajar lagi tentang sulap di berbagai negara, akhirnya dia berpetualang sendiri meninggalkan Sophie sementara waktu selama beberapa tahun.

Eisenheim kembali ke kotanya, dan membuka pertunjukan demi pertunjukan yang mengagumkan dan membuat dirinya terkenal, hingga akhirnya pertunjukannya di tonton oleh seorang calon raja Leopold yang ternyata saat itu akan bertunangan dengan Sophie yang sudah dewasa dan lebih cantik. Saat pertunjukan itu Eisenheim meminta penonton untuk menjadi volunter, dan kebetulan Leopold sang calon raja yang terkenal pintar meminta calon tunangannya Sophie untuk maju, saat itulah pertama kali mereka bertemu kembali setelah bertahun2.

Dari pertemuan itu cinta mereka tumbuh kembali, dan memang dari awal Sophie tidak suka dengan calon pewaris kerajaan Leopold karena begitu keras, angkuh, sombong. Sophie dan Eisenheim menjalin cinta secara diam2, dan hal itu di ketahui oleh seorang polisi yang menjalankan tugasnya untuk melindungi tuan putri kemanapun dia pergi. Polisi tersebut hanya menjalankan tugasnya melapor kepada Leopold bahwa mereka sering bertemu dan merencanakan sesuatu.

Leopold marah, dan dalam keadaan mabuk, dia menusuk Sophie di leher dengan pedang kerajaannya, hanya 1 saksi mata yang mendengar kejadian itu *tidak melihat. Mayat Sophie ditemukan dan Eisenheim begitu sedih, dan mengatakan kepada polisi itu bahwa Leopold yang melakukannya, namun tidak ada bukti dan dia adalah calon raja, polisi itu terus menyelediki kasus tersebut.

Eisenheim di tentang oleh Leopold dan semua pertunjukannya di larang, namun dia tetap berkarya, bahkan pertunjukan2 semakin hebat seperti memanggil roh dari orang2 yang sudah meninggal, dan itu membuat masyarakat mengganggap dia sebagai orang yang hebat dan mendapat respek yang kuat. Eisenheim bahkan membuat pertunjukan dengan seolah2 memanggil roh dari putri Sophie yang membuat masyarakat semakin sadar bahwa Leopold yang membunuhnya, karena memang Leopold pernah melakukan pembunuhan terhadap seorang wanita sebelumnya.

Semua bukti mengarah kepadanya, dan akhirnya polisi itu memberitahu Raja, dan pengawal kerajaan datang untuk meminta penjelasan Leopold, Leopold bingung dan akhirnya bunuh diri dihadapan polisi, setelah itu polisi tersebut mendapat surat dari Eisenheim tentang penjelasan trik sulap Orange Tree, dan tiba2 dia teringat bahwa semuanya ini sudah diatur oleh Eisenheim.

Eisenheim membuat permintaan Sophie saat kecil “Make us dissapear!” itu terkabul, mereka bisa bebas dari hiruk pikuk kehidupan bangsawan yang penuh aturan berdua dengan penuh cinta. Rencananya berjalan mulus setelah mengatur semuanya seperti sebenarnya Sophie tidak mati terbunuh oleh Leopold, Leopold dibuat sangat mabuk dan seolah2 membunuh Sophie, dan bukti seperti batu permata pedang kerajaan, saksi mata, mayat dan sebagainya sangatlah rapi.

Bagaimana seru bukan?! meski di tengah film saya sedikit bisa menebak bahwa mungkin semua itu sudah diatur oleh Eisenheim dan Sophie demi kebebasan mereka ber 2, namun saya terus ingin menontonnya sampai selesai. 🙂 Ada pelajaran yang saya ambil dari sana, bahwa kita harus cerdik saat ingin mencapai tujuan kita meski kita tahu betapa berat rintangan yang harus kita hadapi. Kita harus pandai2 membuat “ilusi” positif untuk kebahagian kita dan orang2 disekitar kita. Selamat Malam.

Jumat kemaren, saya dan pacar berniat nonton di Mall Taman Anggrek, sayangnya film yang pengin di tonton sudah turun, tadinya kita mo nonton Night at Museum, atau Babel, sayang yang diputar hari itu Blood Diamond, The Illusionist, PathFinder, Material Girls. Akhirnya kita menghabiskan waktu dengan jalan2 saja, dan berhubung perut kita lapar, jadi kita mulai mikir mo makan apa.

Jalan2 di lantai 4 ngelewatin HokBen, A&W, Goiza, FoodCourt Country Fiesta semuanya ga ada yang menarik alias bosen, terus lihat tempat baru Big Chef, keknya makanan ala jepang, dan menunya ada steak2 gitu, jadi kita pengin coba. Masuk di dalam lihat tempatnya seh dekornya bagus, sayangnya ternyata kualitas furniturenya pas2an, kelihatan dari meja dan kursinya yang kurang bagus dan nyaman.

Soal pelayanan seh, cukup baik dan cepat, tapi memang kita juga sudah mulai curiga kok agak2 sepi karena harusnya jam 7 malam itu waktunya jam makan malam, sedangkan tempat2 yang kita lewati tadi agak2 rame dari disana. Akhirnya pesanan saya datang, saya lupa namanya, modelnya kek nasgor putih + daging steak potong2, dagingnya tidak sebesar di gambar *itu biasa. terus pas dicobain rasanya nothing special. Begitu juga dengan pesanan ce saya, dia juga mirip2, bedanya pake kimchi *katanya. tapi ternyata ngga ada rasa kimchinya dan lebih tawar lagi, karena dia ce ngga doyan ya ngga dimakan, jadi deh g yang ngambil daging2nya terus ngabisin porsi g sendiri dengan eneg2.

Jujur kita kurang puas dengan rasanya, jadi penilaian g terhadap tempat itu :

Venue : 6/10.

Food : 5/10

Service : 7/10

kalo mo cari resto yang jepang2an masih banyak yang lain yang lebih ok kek Ajisen Ramen kalo mo makan ramen, Kyadon, terus ada juga di lantai 4 lupa namanya. Big Chef? Not Recommended!

Wah cape sekali badan saya setelah seharian dijalan Jakarta – Cirebon – Jakarta demi menghadiri pernikahan teman kantor lama Frans dan Marlena, selamat menempuh hidup baru, semoga sukses dan bahagia selalu. Berangkat dari tadi jam 4 pagi, bersama teman-teman 1 rumah lainnya, kita cowo2 only 5 orang udah kek film American Pie : The Wedding, melakukan long road trip.

Diawali dengan bunyi alarm saya jam 4 pagi, ternyata yang lain sudah pada mandi, jadi saya bergegas mandi, padahal airnya dingin sekali sampe menggigil deh, terus makan roti tawar Bread Talk yang dibeliin cewe saya kemarin *Thank honey 🙂 sambil minum teh manis buat ganjel2 perut, jam 4.30 pergi deh ninggalin Mogu anjing betina pom yang super oon tapi disayang sama anak 1 rumah, sambil cekikak cekikik ga jelas dijalan, karena ternyata koleksi cd music temen g ga ada yang match sama kuping2 kita, koleksinya si Letto, katanya dibeliin temen ce nya lagi in, tapi dasar kita2 biasa denger lagu MCR, BEP, Justin atau si DaftPunk – Digital Love yang dijadiin theme di iklan Nokia, akhirnya pilih cd asal deh, yah suara si Jay Chou masih bisa di denger lah.

Beberapa jam udah mulai teler, g seh sempet tidur2 ayam 1 jam-an, sampe di Cirebon ternyata baru jam 9 dan acara resepsi gereja baru mulai jam 10, jadilah kita niat makan dulu, eh dikasih tahu temen, nasi Jamblan Mang Dul terkenal enak, kita muter2 cari, akhirnya dapet, tapi ternyata… “Jablay” hahahaha rame abis, sampe ruwet,ambil nasi, ambil lauk sendiri, duduk asal, super rame kek pasar, tapi yah makanannya seh mayan, sayang suasana kurang sreg karena terlalu rame, tapi asli murah. Mikir2 keknya yang bikin rame itu gara2 murah dan uncontrolled nya alias bisa makan dan pergi sesuka hati atau makan ngaku2 :p

Dari sana langsung ke gereja, ikutin misa sambil ngantuk2 karena malamnya kita orang cuman tidur 2-3 jam malah temen g ga tidur, maklum disini udah kek vampire semua alias jam tidur kebalik, kecuali g karena g biasa ngantor paginya, kalo yang lain pada freelance programer jadi bisa bebas di rumah. Selesai acara di gereja langsung ke gedung resepsi pernikahannya, dan disana juga rame sekali, yang lucu kita ber 5 ngga sempet makan banyak, paling cuman makan sop asparagus 1 mangkok kecil dan ice cream, karena mereka orang udah pada makan duluan sebelum waktunya di persilahkan, sedangkan kita2 termasuk orang2 yang menghormati empunya pesta 🙂

Abis selesai foto2, kita pamit pulang, dan langsung cari makan, dari sana langsung pulang, cekikak cekikik ga jelas lagi dijalan, teler, mampir ke pit stop yang ada kafenya namanya D’7an *dibaca De Tujuan, jayus banget yah yang ngasih nama. disana g pesen Strawberry Milkshake, yang laen pada ngopi dan makan sphagetty, sop buntut, dsb. Selesai terus lanjut lagi deh.

Sampe rumah jam 9 langsung nyalain televisi nonton ESPN Liverpol Chelsea 2-0, disambut Mogu dengan happy2, sorry yah Mo, kita2 ninggalin u dan ga bawa oleh2. :p Sekarang dah pada santai2 dan sebagian teler langsung abis mandi, g sendiri ya lagi nulis ini, bentar lagi tapi mo masuk ke bawah selimut deh keknya, soalnya bahu, pinggang pada pegel, terus kepala ga enak.

Saya salut sama Frans & Marlena, mereka sudah bisa memutuskan untuk menikah di usia yang pas 25thn *Frans. kapan yah giliran g? ya sabar aja, lagi di proses persiapannya. 🙂

Thanks God buat karunia dan rahmatnya di tahun2 sebelumnya, seperti biasa setiap tahun saya selalu membuat target, hal ini untuk memacu dan membuat saya tetap focus pada tujuan. Target tahun 2007 ini kemaren saya renungkan saat pergantian tahun, dan saya bersyukur salah satunya sudah terkabul.

1. Dapet kerjaan & better than before.

2. Punya karir yang bagus.

3. Punya rumah di daerah Villa Melati / BSD / Alam Sutera *minimal sudah dp & kredit.

4. Punya bisnis sampingan yang stabil dan mantap.

5. Berusaha semakin dekat dengan Tuhan, minimal ke gereja 1 minggu 1x secara rutin.

itu saja, semoga nanti 2008 saya bisa mencoret semua nomor 1 – 5 di WordPress ini. 🙂 bagaimana denagan target anda? mari kita sama2 berusaha.


OrangeCategory

OrangePhotos